Kontak Perkasa Futures - Emas mempertahankan kenaikan pada Selasa (21/9) karena meningkatnya permintaan untuk aset haven di tengah kekhawatiran atas efek krisis utang di pengembang China Evergrande Group dan tindakan keras Beijing terhadap sektor real estat.
Kekhawatiran atas sektor real estat China yang mengguncang saham global tidak akan menghalangi bank sentral AS untuk memberi sinyal untuk mengurangi pembelian aset, kata mantan Presiden Fed New York William Dudley. Survei ekonom Bloomberg menunjukkan bahwa The Fed dapat membuat pengumuman resmi tentang pengurangan pada bulan November.
Harga emas di pasar spot sedikit berubah di $1.763,91 per ounce pada pukul 08:23 pagi waktu Singapura, setelah naik 0,6% pada hari Senin (20/9). Perak dan platinum stabil di dekat posisi terendah November, sementara paladium naik 1,1% setelah jatuh 6,6% pada hari Senin. Indeks Spot Dolar Bloomberg sedikit berubah setelah naik 0,1% di sesi sebelumnya. (Arl)
Sumber : Bloomberg

No comments:
Post a Comment