Friday, December 31, 2021

Minyak Naik Untuk Hari Ke-7 Beruntun Jelang Penutupan pada Malam Tahun Baru

 Minyak Naik Untuk Hari Ke-7 Beruntun Jelang Penutupan pada Malam Tahun Baru



Kontak Perkasa Futures - Harga minyak naik untuk hari ketujuh berturut-turut dan menjelang Malam Tahun Baru, di tengah optimisme tentang perjalanan global pada tahun 2020 meskipun ada risiko yang diperkirakan dari varian Covid.

Seruan Raja Saudi Salman pada produsen minyak untuk tetap berpegang pada batasan produksi OPEC+ dan rekomendasi untuk memastikan stabilitas pasar juga mendukung harga minyak mentah pada hari Kamis. Aliansi produsen minyak 23-negara, yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Rusia, bertemu pada 4 Januari untuk mengkonfirmasi penambahan produksi sebanyak 400.000 barel per hari untuk Februari jika dianggap sesuai dengan kondisi pasar.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), patokan untuk minyak mentah AS, menyelesaikan perdagangan Kamis dengan kenaikan 43 sen, atau 0,6%, menjadi $76,99 per barel. WTI telah meningkat lebih dari 13% selama enam sesi terakhir, setelah merosot ke level terendah tiga minggu di $66,04 pada 20 Desember di tengah kekhawatiran tentang gelombang infeksi Omicron yang dilaporkan minggu itu. Tahun ini, minyak acuan AS naik 58%.

Brent yang diperdagangkan di London, patokan global untuk minyak, ditutup naik 9 sen, atau 0,1%, pada $79,32. Brent naik lebih dari 11% dari terendahnya pada 20 Desember di $72,87. Year-to-date, patokan global naik 53%. (knc)

Sumber : Investing


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Thursday, December 30, 2021

Studi Baru: Infeksi Varian Omicron Dapat Tingkatkan Kekebalan Atas Delta

 Studi Baru: Infeksi Varian Omicron Dapat Tingkatkan Kekebalan Atas Delta



Kontak Perkasa Futures - Para peneliti di Afrika Selatan memperoleh temuan, orang yang terinfeksi varian omicron virus corona kekebalannya meningkat dan ampuh terhadap serangan varian delta.

Kesimpulan dan hasil studi baru itu diperoleh Lembaga Penelitian Kesehatan Afrika yang berbasis di Durban. Studi itu melibatkan 33 orang yang telah divaksinasi dan mereka yang tidak divaksinasi.

Temuan para ilmuwan kekebalan atas paparan omicron lebih lanjut, sekitar dua minggu setelah terinfeksi, naik 14 kali lipat. Selain itu, ternyata kekebalan terhadap varian delta meningkat 4,4 kali lipat.

Para ilmuwan mengatakan kekebalan itu terutama meningkat di antara mereka yang diinokulasi.

Alex Sigal, salah satu penulis studi tersebut, melalui Twitter pada Senin (27/12) menyatakan jika omicron "sifat patogennya lebih kecil" seperti yang kini terlihat, maka "hal ini akan mengusir varian delta," sehingga "gangguan COVID-19 dalam kehidupan kita mungkin dapat berkurang."

Sumber: VOA


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Wednesday, December 29, 2021

China Kecam AS atas Kejadian Stasiun Luar Angkasa China

 China Kecam AS atas Kejadian Stasiun Luar Angkasa China


Kontak Perkasa Futures - China pada Selasa (28/12) menuduh Amerika Serikat melakukan tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak aman di luar angkasa terkait dua persinggungan yang terjadi di antara stasiun luar angkasa China dan satelit yang dioperasikan SpaceX milik Elon Musk.

Tiangong, stasiun ruang angkasa China yang baru, harus bermanuver untuk menghindari tabrakan dengan satu satelit Starlink pada bulan Juli dan Oktober lalu, demikian menurut catatan yang disampaikan China kepada badan antariksa PBB bulan ini. Catatan itu mengatakan insiden itu "merupakan bahaya bagi kehidupan atau keselamatan astronaut di Stasiun Luar Angkasa China."

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian dalam konferensi pers rutin pada Selasa (28/12) mengatakan "Amerika mengabaikan kewajibannya berdasarkan perjanjian internasional, menimbulkan ancaman serius bagi kehidupan dan keselamatan astronaut."

Starlink, yang merupakan divisi SpaceX, mengoperasikan konstelasi hampir 2.000 satelit yang bertujuan menyediakan akses internet ke sebagian besar wilayah di bumi.

SpaceX adalah perusahaan swasta Amerika yang independen dan terpisah dari badan antariksa militer dan sipil NASA.

Tetapi dalam catatannya pada PBB, China mengatakan anggota-anggota Perjanjian Luar Angkasa - yang merupakan dasar hukum luar angkasa internasional - juga bertanggung jawab atas tindakan entitas nonpemerintah mereka.

Berbicara pada wartawan, juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Ned Price menolak menanggapi secara khusus tuduhan China tersebut.

"Kami telah mendorong semua negara yang memiliki program luar angkasa untuk menjadi aktor yang bertanggung jawab, untuk menghindari tindakan yang dapat membahayakan astronaut, kosmonaut, dan pihak lainnya yang mengorbit bumi atau yang berpotensi melakukan hal itu," ujar Price.

SpaceX belum menanggapi permohonan untuk memberi pernyataan atas hal ini.

Menurut Jonathan McDowell dari Pusat Astrofisika Harvard-Smithsonian, manuver mengelak untuk mengurangi risiko tabrakan di ruang angkasa menjadi lebih sering terjadi karena semakin banyak obyek memasuki orbit bumi.

"Kami benar-benar memperhatikan peningkatakan jumlah upaya mengelak dalam jarak dekat sejak Starlink mulai beroperasi," ujarnya pada AFP.

Tabrakan apapun kemungkinan akan "menghancurkan total" stasiun luar angkasa China dan membunuh semua orang di dalamnya, tambah McDowell.

Modul inti stasiun China Tiangong, yang berarti "istana surgawi" dalam Bahsan Mandarin, memasuki orbit awal tahun ini dan diharapkan akan beroperasi penuh tahun depan.

Sumber : VOA


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Thursday, December 23, 2021

Minyak Berjangka Berakhir Naik pasca Penurunan dalam Stok Minyak Mentah

 Minyak Berjangka Berakhir Naik pasca Penurunan dalam Stok Minyak Mentah


Kontak Perkasa Futures - Minyak berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Rabu (22/12) setelah Administrasi Informasi Energi melaporkan penurunan yang lebih besar dari perkiraan dalam persediaan minyak mentah AS.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari ditutup pada $72,76 per barel di New York Mercantile Exchange, naik $1,64, atau 2,3%.

EIA mengatakan persediaan minyak mentah turun 4,7 juta barel dalam pekan yang berakhir 17 Desember. Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan penurunan 3,9 juta barel, sementara sumber mengatakan American Petroleum Institute pada Selasa malam melaporkan bahwa stok telah turun 3,7 juta barel.  (Tgh)

Sumber: Marketwatch


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkas

PT Kontak Perkasa Futures


Wednesday, December 22, 2021

Rencana Iklim AS Terancam Saat Tantangan Kembali Menyertai Upaya Pengesahan 'Build Back Better Act'

Rencana Iklim AS Terancam Saat Tantangan Kembali Menyertai Upaya Pengesahan 'Build Back Better Act'


PT Kontak Perkasa  - Ketika pemerintahan Joe Biden dan anggota kongres dari Partai Demokrat mengungkapkan elemen perubahan iklim pada Rancangan Undang-undang (RUU) Jaminan Sosial dan Iklim yang dikenal dengan nama Build Back Better Act, kelompok-kelompok pemerhati lingkungan di Amerika Serikat (AS) dan di seluruh dunia merayakan inisiatif tersebut.

Usulan investasi senilai $555 miliar dalam bidang energi terbarukan dan upaya melawan dampak perubahan iklim lainnya yang terkandung dalam RUU tersebut akan menjadi yang terbesar dalam sejarah, dan RUU tersebut muncul dengan janji bahwa Amerika akan memimpin jalan menuju masa depan yang lebih hijau.

Namun, pada Minggu (19/12), peran kepemimpinan itu tampaknya tiba-tiba direnggut, dengan pengumuman yang disampaikan oleh Senator Joe Manchin, seorang Demokrat dari West Virginia, bahwa ia tidak akan mendukung RUU tersebut.

Manchin telah lama menyatakan tidak setuju dengan beberapa elemen dari paket tersebut, tetapi ia baru-baru ini telah berunding dengan rekannya sesama anggota Partai Demokrat serta Presiden Biden.

Para pejabat Gedung Putih bereaksi marah atas pengumuman itu, yang disampaikan Manchin ketika ia tampil di televisi pada Minggu (19/12) pagi. Gedung Putih mengatakan bahwa penarikan dukungan Machin merupakan pengkhianatan terhadap komitmen yang telah dibuatnya terhadap presiden.

Negara bagian Manchin berasal, West Virginia, sangat bergantung pada industri bahan bakar fosil untuk pekerjaan dan sumber energi. Tujuan utama elemen iklim dari Build Back Better Act adalah menciptakan insentif ekonomi bagi perusahaan energi Amerika untuk beralih dari bahan bakar fosil.

Anggaran iklim senilai $555 miliar dalam RUU itu dianggap penting agar AS dapat mencapai Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional - pengurangan emisi yang dijanjikan AS ketika bergabung kembali dengan perjanjian Iklim Paris awal tahun ini. Janji AS itu adalah mengurangi total emisi sebesar 50 persen sampai 52 persen dari capaian pada 2005 pada tahun 2030 mendatang.

Sumber : VOA


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa 

PT Kontak Perkasa Futures



Tuesday, December 21, 2021

Dua Obat COVID-19 Mungkin Tak Mempan Hadapi Omicron

 Dua Obat COVID-19 Mungkin Tak Mempan Hadapi Omicron


PT Kontak Perkasa Futures - Varian Omicron yang menyebar sangat cepat mungkin tidak akan mempan diatasi dengan dua pengobatan standar yang diandalkan oleh para dokter di Amerika Serikat (AS) untuk mengatasi COVID-19.

Obat-obatan antibodi yang diproduksi oleh Regeneron dan Eli Lilly selama ini digunakan untuk mengobati para pasien.

Tapi para pemimpin di Pusat Pengedalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan Omicron menyebar lebih cepat dibandingkan varian sebelumnya dan akan menjadi varian dominan dalam beberapa minggu mendatang.

Obat ketiga dari GlaxoSmithKline sepertinya lebih efektif. Namun, obat itu tak banyak tersedia di AS.

Untuk saat ini, para pejabat federal menimbun dosis-dosis untuk digunakan dalam beberapa pekan mendatang. Para pakar memprediksi Omicron bisa mendominasi wabah di AS pada awal tahun depan.

Varian Delta masih menyebabkan lebih dari 95 persen dari kasus-kasus COVID-19 di AS, menurut CDC. Tapi para pemimpin CDC mengatakan omicron menyebar lebih cepat dibandingkan varian sebelumnya dan akan menjadi varian dominan dalam beberapa minggu.

Sumber : VOA


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures


Monday, December 20, 2021

Harga Minyak Menetap Lebih Rendah Untuk Sesi dan Pekan Ini

 Harga Minyak Menetap Lebih Rendah Untuk Sesi dan Pekan Ini


Kontak Perkasa Futures - Pada Jumat (17/12) harga minyak berjangka ditutup dengan kerugian, sehingga mendorong harga untuk mencatat penurunan mingguan ketujuh dalam delapan pekan terakhir.

Minyak jatuh pada hari Jumat karena mayoritas ekuitas berada di bawah tekanan dan investor menjadi "semakin berhati-hati bahwa inflasi yang sangat tinggi akan mengakibatkan kebijakan bank sentral yang semakin ketat di seluruh dunia - dan itu pada akhirnya akan menghambat pertumbuhan dalam pemulihan ekonomi yang sedang rapuh," ungkap Tyler Richey. , co-editor di Sevens Report Research.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk Januari turun $1,52, atau 2,1%, yang menetap di $70,86 per barel di New York Mercantile Exchange. Untuk pekan ini, harga berdasarkan kontrak bulan depan kehilangan 1,1%, menurut data FactSet.(yds)

Sumber: Marketwatch


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

 

Friday, December 17, 2021

Inggris Hapus Larangan Perjalanan bagi 11 Negara Afrika

 Inggris Hapus Larangan Perjalanan bagi 11 Negara Afrika


Kontak Perkasa Futures - Inggris akan mencabut larangan untuk pengunjung dari 11 negara Afrika yang ditujukan untuk mencegah penyebaran COVID-19, demikian dilansir pihak pemerintah Inggris pada Selasa (14/12).

Keputusan tersebut dibuat meskipun penyebaran varian omicron dari virus corona berlangsung secara cepat.

Setelah varian baru tersebut pertama kalinya dideteksi di wilayah selatan Afrika dan Hong Kong pada November lalu, pemerintah Inggris lalu menyusun sebuah "daftar merah" larangan perjalanan terhadap 11 negara Afrika.

Menteri Kesehatan Sajid Javid mengumumkan di parlemen pada Selasa (14/12) bahwa larangan itu mulai ditiadakan pada Rabu (15/12).

"Kini setelah ditemukan penularan varain omicron di Inggris dan varian tersebut (juga) sudah menyebar ke seluruh dunia, daftar merah perjalanan itu kurang efektif lagi dalam memperlambat penyusupan omicron dari luar negeri," katanya.

Negara-negara di dalam daftar merah tersebut mencakup Angola, Botswana, Eswatini, Lesotho, Malawi, Mozambique, Namibia, Nigeria, Afrika Selatan, Zambia, serta Zimbabwe.

Ketika larangan itu masih berlaku, hanya warga Inggris yang tiba dari negara dalam daftar itu yang boleh masuk Inggris, tetapi diwajibkan melakukan karantina di sebuah hotel dengan biaya sendiri.

Sumber : VOA

 

PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

 

Thursday, December 16, 2021

Saham Eropa Ditutup Lebih Tinggi Jelang Keputusan The Fed

 Saham Eropa Ditutup Lebih Tinggi Jelang Keputusan The Fed



Kontak Perkasa Futures - Saham Eropa ditutup lebih tinggi pada Rabu (15/12) karena fokus investor beralih ke keputusan kebijakan moneter terbaru dari Federal Reserve.

Indeks pan-European Stoxx 600 naik 0,3% pada penutupan, dengan saham teknologi naik 1,4% sementara ritel turun 1,7%.

Investor fokus pada tindakan bank sentral pekan ini dengan Federal Reserve AS, Bank of Japan, Bank of England dan Bank Sentral Eropa semuanya akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya.

Pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve, di mana para pembuat kebijakan diperkirakan akan membahas percepatan akhir dari program pembelian obligasi, yang berakhir pada hari Rabu.(yds)

Sumber: CNBC


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures


Wednesday, December 15, 2021

Saham Eropa Ditutup Lebih Rendah di Tengah Omicron, Jelang Putusan Bank Sentral

 Saham Eropa Ditutup Lebih Rendah di Tengah Omicron, Jelang Putusan Bank Sentral



Kontak Perkasa Futures - Saham Eropa turun beruntun untuk sesi kelimanya pada Selasa (14/12), dengan sentimen tetap negatif di tengah berlanjutnya penyebaran varian Covid omicron.

Pan-European Stoxx 600 ditutup turun 0,7% untuk sementara, setelah mengembalikan kenaikan sebelumnya sekitar 0,6%. Saham teknologi turun 2,1% untuk memimpin kerugian karena sebagian besar sektor dan bursa utama merosot ke zona merah.

Saham Eropa tergelincir pada hari Senin karena para pedagang bereaksi terhadap perkembangan mengenai varian omicron. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengkonfirmasi bahwa setidaknya satu pasien yang terinfeksi varian baru omicron dari Covid-19 telah meninggal di negara tersebut.

China Daratan melaporkan kasus pertama varian omicron pada hari Senin di kota Tianjin, sekitar dua jam perjalanan dari ibu kota Beijing.

Investor pekan ini juga fokus pada keputusan bank sentral yaitu Federal Reserve AS, Bank of Japan, Bank of England dan Bank Sentral Eropa semuanya akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya. (yds)

Sumber: CNBC


PT KP PRESS

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Tuesday, December 14, 2021

Emas Berjangka Naik Beruntun Sesi Kedua, Menetap di Terrtinggi 3 Pekan

 Emas Berjangka Naik Beruntun Sesi Kedua, Menetap di Terrtinggi 3 Pekan


Kontak Perkasa Futures - Emas berjangka naik pada hari Senin (13/12) untuk sesi kedua secara beruntun untuk mencatat penyelesaian tertinggi mereka dalam tiga minggu.

Namun, logam mulia "tampaknya terjebak dalam kisaran menjelang pertemuan [Federal Reserve] minggu ini, dan kemungkinan akan tetap demikian hingga menjadi lebih jelas mengenai seberapa cepat The Fed kemungkinan akan mempercepat program tapering ketika FOMC mengakhiri pertemuannya. pertemuan pada hari Rabu," kata Michael Hewson, kepala analis pasar di CMC Markets UK.

Emas untuk Februari naik $3,50, atau 0,2%, yang menetap di $1.788,30 per ons setelah diperdagangkan antara tertinggi intraday $1.792,80 dan terendah $1.782,20. Penyelesaian ini merupakan yang tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 22 November, menurut data FactSet.(yds)

Sumber: Marketwatch


PT KP PRESS

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Monday, December 13, 2021

Pejabat Uni Eropa: Iran akan Kembali ke Pembicaraan Nuklir di Wina

 Pejabat Uni Eropa: Iran akan Kembali ke Pembicaraan Nuklir di Wina


Kontak Perkasa Futures - Seorang diplomat tinggi Uni Eropa Rabu (8/12) mengatakan pembicaraan nuklir dengan Iran akan dilanjutkan hari Kamis di Wina setelah pekan lalu menemui kegagalan.

Pada akun Twitter-nya, Wakil Sekretaris Jenderal Uni Eropa Enrique Mora mengatakan putaran ketujuh pembicaraan tentang kemungkinan dimulainya kembali Rencana Aksi Gabungan yang Komprehensif (JCPOA) akan berlanjut Kamis setelah "konsultasi di dalam negeri dan antar negara peserta". Mora adalah pemimpin perundingan itu.

Upaya untuk membawa Iran kembali ke perjanjian asli JCPOA pekan lalu gagal setelah mediator dari Prancis, Inggris dan Jerman - tiga dari penandatangan perjanjian 2015 - menyatakan frustrasi dengan Iran, dengan mengatakan Iran telah "mundur dari kemajuan diplomatik yang sudah dibuat."

Berdasarkan JCPOA, Iran berjanji akan mengekang kegiatan nuklir yang bisa digunakan sebagai senjata dengan imbalan keringanan sanksi internasional.

Teheran membantah mengupayakan senjata nuklir. Amerika mundur dari perjanjian itu pada 2018 di bawah mantan presiden Donald Trump. Sejak itu, Iran telah memperbarui program nuklirnya dengan memperkaya uranium di luar ambang batas yang diizinkan dalam perjanjian tersebut.

Teheran juga telah membatasi akses badan pemantau nuklir PBB, Badan Energi Atom Internasional, dari fasilitas nuklirnya, meningkatkan kekhawatiran tentang apa yang dilakukan negara itu di belakang layar.

Presiden Joe Biden mengatakan AS bersedia untuk kembali ke kesepakatan itu. Para diplomat AS di Wina, secara tidak langsung terlibat dalam pembicaraan tersebut dan sedang mendapat pengarahan dari negara-negara penandatangan lain.

Sumber : VOA


PT KP PRESS

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Friday, December 10, 2021

Minyak Berjangka AS Berakhir Turun Pasca ke Tertinggi Dalam 2 Pekan

 Minyak Berjangka AS Berakhir Turun Pasca ke Tertinggi Dalam 2 Pekan


Kontak Perkasa Futures - Minyak berjangka berakhir dengan kerugian pada Kamis (9/12), dengan harga AS turun kembali sehari setelah menetap di level tertinggi dalam dua pekan terakhir.

"Ketidakpastian Omicron, serta kekhawatiran melemahnya permintaan minyak mentah," menghentikan reli tiga hari harga minyak acuan AS, kata Edward Moya, analis pasar senior di Oanda. "Informasi mengenai omicron telah mereda," dengan satu penelitian awal pekan ini menunjukkan dosis vaksinasi Pfizer ketiga dapat menetralkan varian tersebut, katanya. Sebuah laporan dari Bloomberg, mengatakan bahwa seorang ilmuwan Jepang menemukan bahwa varian omicron 4,2 kali lebih menular pada tahap awal dibandingkan varian delta.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk Januari turun $ 1,42, atau 2%, yang menetap di $ 70,94 per barel di New York Mercantile Exchange.(yds)

Sumber: Marketwatch


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Thursday, December 9, 2021

Minyak Berjangka AS Menetap di Tertinggi Dua Pekan

 Minyak Berjangka AS Menetap di Tertinggi Dua Pekan


Kontak Perkasa Futures - Minyak berjangka naik pada Rabu (8/21), dengan harga AS menandai penyelesaian tertinggi mereka dalam dua pekan terakhir.

Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu melaporkan penurunan mingguan yang lebih kecil dari perkiraan sebesar 200.000 barel dalam pasokan minyak mentah AS, bersama dengan peningkatan yang lebih besar dari perkiraan dalam persediaan bensin dan sulingan. Harga minyak naik meskipun data lemah, menunjukkan bahwa aksi jual pasca-Thanksgiving di pasar energi di tengah kekhawatiran omicron adalah "berlebihan," kata Tyler Richey, co-editor di Sevens Report Research.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk Januari naik 31 sen, atau 0,4%, yang menetap di $72,36 per barel di New York Mercantile Exchange, penyelesaian kontrak bulan depan tertinggi sejak 24 November, data FactSet menunjukkan.(yds)

Sumber: Marketwatch


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Wednesday, December 8, 2021

Pemerintahan Biden Umumkan Boikot Diplomatik Terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing

Pemerintahan Biden Umumkan Boikot Diplomatik Terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing


PT Kontak Perkasa Futures - Pemerintahan Presiden Joe Biden telah mengumumkan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing pada 2022.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan kepada reporter pada Senin (6/12) bahwa pemerintah "tidak akan mengirim perwakilan diplomatik atau resmi" ke Olimpiade Musim Dingin karena "genosida yang sedang berlangsung dan kejahatan kemanusiaan yang terjaid di Xinjiang serta pelanggaran HAM lainnya."

Boikot diplomatik berarti tidak ada pejabat Amerika Serikat yang akan hadir dalam acara Olimpiade Beijing, tetapi atlet-atlet AS akan tetap diperbolehkan ikut bertanding.

"Para atlet dari tim AS akan memperoleh dukungan penuh dari kami," kata Psaki. "Kami akan berada di belakang mereka 100 persen sementara kami menyoraki mereka dari tanah air." Tetapi, ia menambahkan, "kami tidak ikut serta memeriahkan pertandingan."

Presiden Joe Biden bulan lalu mengatakan bahwa ia tengah mempertimbangkan boikot diplomatik terhadap Olimpiade tersebut karena pelanggaran HAM yang terjadi di China, diantaranya termasuk penahanan warga Muslim Uighur di provinsi Xinjiang, dan penumpasan gerakan prodemokrasi di Hong Kong.

Sebelum pengumuman Gedung Putih pada Senin (6/12), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menuduh para anggota kongres AS menekan Biden agar memberlakukan boikot diplomatik terhadap pesta olahraga yang digelar di Beijing itu.

Langkah ini Zhao sebut sebagai "usaha pamer" oleh pihak Amerika. Ia mengatakan kepada reporter di Beijing bahwa China akan mengambil langkah balasan kalau Washington tetap meneruskan boikot ini.

Olimpiade Musim Dingin di Beijing akan berlangsung dari 4 sampai 20 Februari 2022.

Sumber : VOA


PT KP PRESS

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Tuesday, December 7, 2021

Sebagian Besar Saham Asia-Pasifik Naik Setelah Wall St Menguat

 Sebagian Besar Saham Asia-Pasifik Naik Setelah Wall St Menguat


PT Kontak Perkasa - Saham di seluruh Asia-Pasifik naik pada hari Selasa (7/12), setelah Wall Street menguat di tengah optimisme bahwa risiko varian omicron mungkin tidak seburuk yang ditakuti.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,25%, sedangkan Indeks Topix menguat 0,34%. Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 lebih tinggi 0,44%.

Indeks Kospi Korea Selatan, turun tipis 0,17%.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang sedikit naik.

Ketua Penasihat Medis Gedung Putih Dr. Anthony Fauci mengatakan bahwa data awal tentang varian omicron adalah "mendorong," meskipun dia memperingatkan bahwa lebih banyak informasi diperlukan untuk memahami sepenuhnya.

Saham di Wall Street melonjak terkait optimisme itu, dengan Dow Jones Industrial Average melonjak hampir 650 poin - menghapus kerugian dari minggu sebelumnya. Indeks Nasdaq Composite rebound dari wilayah negatif dan berakhir 0,9% lebih tinggi ke 15.225,15. Indeks S&P 500 naik 1,1% menjadi 4.591,67. (knc)

Sumber : CNBC


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Monday, December 6, 2021

Blinken Peringatkan 'Konsekuensi Serius' Jika Rusia Serang Ukraina

 Blinken Peringatkan 'Konsekuensi Serius' Jika Rusia Serang Ukraina


Kontak Perkasa Futures - Menteri Luar Negeri Antony Blinken, Kamis (2/12) memperingatkan Menteri Luar Negeri Rusia tentang "konsekuensi serius" jika Rusia menginvasi negara tetangganya Ukraina dan minta diupayakan solusi diplomatik atas konflik di antara negara-negara Eropa Timur.

Peringatan Blinken kepada Sergei Lavrov itu disampaikan setelah dua diplomat senior itu bertemu di Stockholm dan satu hari setelah Blinken menyatakan AS akan "menanggapi dengan tegas" serangan Rusia terhadap Ukraina, "termasuk serangkaian tindakan ekonomi berdampak tinggi yang telah kami hindari penggunaannya pada masa lalu."

"Menurut saya, Moskow paham betul tentang apa yang mungkin terjadi," kata Blinken dalam sebuah konferensi pers setelah bertemu dengan Lavrov.

"Kami juga melakukan pembahasan terperinci terkait kekhawatiran yang dialami. Ini termasuk potensi agresi baru dengan pasukan militer dan beberapa upaya yang kami amati dilakukan Rusia untuk mencoba mengacaukan Ukraina dari dalam," tandasnya.

Sebelum pertemuan itu, Blinken mengatakan AS akan membantu Rusia dan Ukraina memenuhi kewajiban mereka berdasarkan perjanjian damai tahun 2014 yang bertujuan untuk mengakhiri perang antara separatis pro-Rusia dan pasukan pemerintah Ukraina di bagian timur bekas Republik Soviet itu.

Namun "jika Rusia memutuskan untuk melakukan konfrontasi, akan ada konsekuensi yang serius," kata Blinken.

Kepada sejumlah wartawan di Moskow, Lavrov mengatakan Rusia siap melakukan pembicaraan dengan Ukraina. "Kami, seperti yang dikatakan Presiden [Vladimir] Putin, tidak ingin ada konflik."

Setelah pertemuan Blinken dengan Lavrov, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price, dalam sebuah pernyataan mengatakan Blinken "mengulangi seruan Amerika Serikat agar Rusia menarik pasukannya dan kembali pada upaya damai sekaligus mematuhi perjanjian Minsk dan gencatan senjata di Donbas."

Sumber : VOA


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Friday, December 3, 2021

Emas Berjangka Turun Ke Penyelesaian Terendah Dalam Lebih Dari 7 Minggu

 Emas Berjangka Turun Ke Penyelesaian Terendah Dalam Lebih Dari 7 Minggu



Kontak Perkasa Futures - Emas berjangka turun pada hari Kamis (2/12) untuk menandai penyelesaian terendah sejak pertengahan Oktober lalu.

Logam mulia gagal mendapatkan dukungan dari ketidakpastian seputar varian omicron dari virus corona, karena indeks saham acuan AS bergerak naik.

Emas untuk pengiriman bulan Februari turun $21,60, atau 1,2%, menjadi menetap di $1.762,70 per ons.

Itu menandai penyelesaian terendah untuk kontrak teraktif sejak 12 Oktober, menurut data FactSet. (knc)

Sumber : MarketWatch


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures

Thursday, December 2, 2021

Emas Pertahankan Keuntungan Di Tengah Kekhawatiran Omicron, Komentar Powell

 Emas Pertahankan Keuntungan Di Tengah Kekhawatiran Omicron, Komentar Powell


Kontak Perkasa Futures - Emas mempertahankan kenaikan pada hari Kamis (2/12) di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang risiko dari varian omicron, dengan juga investor menilai komentar terbaru yang membahas inflasi dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Pasar bergolak setelah kasus pertama mutasi omicron dilaporkan di AS ketika negara-negara di seluruh dunia bergegas untuk memperketat pembatasan perjalanan. S&P 500 membukukan aksi jual dua hari terburuk sejak Oktober 2020. Namun, seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan vaksin kemungkinan akan melindungi terhadap kasus Covid-19 yang parah dari varian baru.

Emas spot stabil di $1.781,22 per ounce pada pukul 8:00 pagi waktu Singapura setelah naik 0,4% pada hari Rabu. Indeks Spot Dolar Bloomberg sedikit berubah setelah menambahkan 0,1% di sesi sebelumnya. Perak naik 0,3%, paladium naik 0,2% dan platinum naik 0,2%. (Arl)

Sumber : Bloomberg


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa futures


Wednesday, December 1, 2021

Powell Pertimbangkan untuk Menyelesaikan Pengurangan Pembelian Obligasi Di Tengah Tingginya Inflasi

Powell Pertimbangkan untuk Menyelesaikan Pengurangan Pembelian Obligasi Di Tengah Tingginya Inflasi


PT KP Press - Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pantas untuk mempertimbangkan menyelesaikan langkah pengurangan pembelian aset bank sentral AS beberapa bulan lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya, dengan inflasi terbukti lebih persisten dari perkiraan.

Powell membuat komentar Selasa sebagai tanggapan atas pertanyaan selama sidang Komite Perbankan Senat di Washington. The Fed saat ini dijadwalkan untuk menyelesaikan program pembelian asetnya pada pertengahan 2022 di bawah rencana yang diumumkan pada awal November; pembuat kebijakan selanjutnya bertemu 14-15 Desember, di mana mereka dapat membuat keputusan untuk mempercepat pengurangan.

"Menurut pandangan saya, pantas untuk mempertimbangkan penyelesaian langkah pengurangan pembelian aset kami, yang sebenarnya kami umumkan pada pertemuan November, mungkin beberapa bulan lebih cepat," kata Powell.

Saham AS memperpanjang kerugian menyusul komentarnya sementara imbal hasil pada Treasury AS 10-tahun memangkas penurunannya.

Sesaat sebelum komentar tentang pembelian aset, Powell mengatakan sudah waktunya untuk berhenti menggunakan kata "sementara" untuk menggambarkan inflasi.

"Kami cenderung menggunakannya untuk mengartikan bahwa itu tidak akan meninggalkan bekas permanen dalam bentuk inflasi yang lebih tinggi," kata Powell. "Saya pikir ini saat yang tepat untuk menghentikan kata itu dan mencoba menjelaskan lebih jelas apa yang kami maksud."(mrv)

Sumber : Bloomberg


PT KP Press

Kontak Perkasa Futures

PT Kontak Perkasa

PT Kontak Perkasa Futures