Monday, September 30, 2019

Jelang Demo, Jalan di Depan DPR Ditutup Kawat Duri

Jelang Demo, Jalan di Depan DPR Ditutup Kawat Duri

PT Kontak Perkasa - Sekelompok massa akan menggelar demonstrasi di depan gedung DPR hari ini. Sejumlah kendaraan taktis kepolisian hingga kawat berduri tampak disiapkan untuk pengamanan aksi.

Pantauan detikcom di depan gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (30/9/2019), pukul 09.00 WIB, terlihat kawat berduri sudah dipasang melintang di Jalan Gatot Subroto depan gedung DPR. Akibatnya, lalu lintas di depan gedung DPR pun tak bisa dilintasi kendaraan.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Lalu lintas dari Cawang ke arah Slipi dialihkan ke Jalan Gerbang Pemuda. Tampak polisi berjaga mengatur lalu lintas. Sementara itu, arus lalu lintas di Tol Dalam Kota terpantau ramai lancar.

Kendaraan taktis seperti water cannon juga disiagakan di lokasi. Per pukul 09.05 WIB, belum terlihat massa yang akan menggelar aksi di depan gedung DPR.

Friday, September 27, 2019

Kabar Baik: “Indonesia Merdeka Sinyal 2020” akan Segera Terwujud

Kabar Baik: “Indonesia Merdeka Sinyal 2020” akan Segera Terwujud

PT Kontak Perkasa Futures - Meski sudah 74 tahun merdeka, pemerataan akses komunikasi masih menjadi masalah yang harus dihadapi Bangsa Indonesia. Kabar baiknya, masalah ini akan segera teratasi dengan selesainya proyek Palapa Ring.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Rudiantara mengatakan jika target pemerintah untuk Indonesia Merdeka Sinyal akan tercapai pada 2020 nanti.

Capaian ini tak lepas dengan keberhasilan pembangunan jaringan tulang punggung serat optik nasional yang menghubungkan seluruh 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Percepatan gelaran infrastruktur seluler di wilayah nonkomersial semakin mendekatkan target merdeka sinyal pada ketercapaiannya.

Palapa Ring yang merupakan infrastruktur telekomunikasi hadir dalam rangka menunjang sangat besarnya potensi ekonomi digital pada era teknologi.

Tidak hanya di perkotaan saja, infrastruktur ini akan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) dan perbatasan Indonesia.

Dampak positif Indonesia Merdeka Sinyal

Dirut Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemkominfo, Anang Latif dalam diskusi bertajuk Menuju Indonesia Merdeka Sinyal menjelaskan jika konektivitas akan memberi dampak positif bagi perdesaan.

Dampak itu antara lain adalah perkembangan perekonomian digital yang meliputi banyak hal seperti tele-education dan tele-health sehingga mampu mendorong perekonomian di desa-desa.

“Inilah komitmen kami (Pemerintah). Sehingga ke depan kita tidak lagi menggusung teknologi 2G, tetapi kita masuk teknologi 4G yang terkoneksi langsung dengan internet. Kami harapkan sampai di perdesaan dan di mana pun, masyarakat bisa menjual hasil usaha dan pertaniannya secara online,” ujar Anang.

Baca Juga :Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

Penyediaan infrastruktur telekomunikasi itulah yang menjadi program utama BAKTI. Program utama tersebut dilakukan melalui Program Penyediaan Backbone Palapa Ring, Penyediaan Last Mile/Base Transceiver Station (BTS), Penyediaan Satelit Multifungsi, dan Penyediaan Akses Internet.

Dirut Anang melanjutkan, hanya dalam waktu empat tahun sejak 2015, lebih dari 5.000 desa di Indonesia telah merasakan langsung kinerja BAKTI melalui program-program tersebut.
“Peningkatan kinerja terus kami lakukan untuk memastikan bahwa negara hadir dalam melayani kebutuhan akses telekomunikasi masyarakat atas hak informasi,” ujar Anang.

“Peningkatan kinerja terus kami lakukan untuk memastikan bahwa negara hadir dalam melayani kebutuhan akses telekomunikasi masyarakat atas hak informasi,” ujar Anang.

Merdeka Sinyal

Lahirnya frasa Merdeka Sinyal berawal dari gambaran peta sebaran seluler 2018 di Indonesia, mulai 2G, 3G, dan 4G. Gambaran peta itu menunjukkan masih ada sekitar 9.500 desa yang masih blankspot, 5.000 di antaranya adalah desa dengan permukiman.

Akan tetapi, desa-desa ini tidak menarik secara komersial untuk dibangun oleh pihak swasta, antara lain karena sangat besarnya nilai capex, jumlah penduduk yang kecil, dan sulitnya tantangan alam.
Pemerintah mengharapkan inklusi pembangunan sehingga wilayah-wilayah yang tidak feasible secara keuangan untuk dibangun oleh swasta, menuntut kehadiran dan afirmasi pemerintah untuk hadir serta menyelesaikan pembangunan di sana.

Gambaran peta menjelaskan jika desa-desa di Indonesia belum 100 persen mendapat sinyal. Itulah yang menjadi latar belakang lahirnya komitmen Indonesia Merdeka Sinyal 2020.

“Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menyelesaikan infrastruktur dengan tidak lagi berhitung untung rugi. Dan kenapa harus dibangun dengan serat optik? Karena sampai sejauh ini (serat optik) menjadi jaringan yang terbaik untuk 4G,” ujar Anang.

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Diharapkan Proyek Palapa Ring bisa menghasilkan sinyal yang ngebut. Hal itu bertujuan agar infrastruktur komunikasi dari ujung barat hingga timur Indonesia bisa merata dan terkoneksi dengan baik.

Satelit Indonesia untuk koneksi internet hingga pelosok negeri

Namun jika hanya mengandalkan serat optik, tidak semua daerah bisa terhubung karena wilayah Indonesia yang merupakan wilayah kepulauan sangat sulit untuk dijangkau secara utuh oleh teknologi teresterial/serat optik.

BAKTI telah mengidentifikasikan dari 340.000 lokasi di sektor publik (di bidang pendidikan, kesehatan, pemerintah daerah, pertahanan dan keamanan), 150.000 lokasi masih belum terkoneksi oleh internet di seluruh Indonesia.

Wilayah-wilayah itu juga tidak akan diintegrasikan melalui serat optik dalam waktu dekat, lagi-lagi karena lokasinya yang relatif sulit.
Kondisi ini perlu mendapat perhatian serius karena konektivitas telekomunikasi menjadi determinan penting pada produktivitas dan proses bisnis yang efisien.

Oleh karena itu, muncul rencana penyediaan kapasitas satelit multifungsi agar wilayah di Indonesia yang tidak terjangkau kabel tetap dapat menikmati dan memanfaatkan internet.

Saat ini, pemerintah menargetkan memiliki satelit sendiri pada 2022. Satelit itu bermanfaat untuk mewujudkan pemerataan akses internet di seluruh Indonesia, khususnya di daerah yang sulit dibangun BTS.

Untuk mengisi kapasitas sebelum tahun 2022, pemerintah akan menyewa satelit swasta terlebih dahulu dengan karakteristik yang hampir sama.
Selain itu, satelit Indonesia yang akan dibangun difokuskan untuk wilayah 3T dan perbatasan. Proyek satelit dan Palapa Ring tersebut diharapkan bisa mendatangkan banyak manfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia sampai pelosok negeri.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas



Thursday, September 26, 2019

Ambulans DKI Bawa Batu dan Bensin Diamankan Dekat Lokasi Demo

Ambulans DKI Bawa Batu dan Bensin Diamankan Dekat Lokasi Demo 

PT Kontak Perkasa - Kepolisian mengamankan lima mobil ambulans milik Pemprov DKI Jakarta yang kedapatan mengangkut batu dan bensin di Gardu Tol Pejompongan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Bensin yang ada di dalamnya diduga bakal digunakan untuk membuat bom molotov

Hal itu dipaparkan Kepolisian melalui akun twitter @TMCPoldaMetro dan instagram @tmcpoldametro. Dalam cuitan, ambulans diamankan pada pukul 02.15 WIB, Kamis (26/9).

"02.15 WIB, Polri amankan 5 kendaraan ambulans milik Pemprov DKI yang digunakan untuk mengangkut batu dan bensin yang diduga untuk molotov di dekat Gardu Tol Pejompongan Jalan Gatot Subroto," mengutip akun twitter @TMCPoldametro, Kamis (26/9).

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas
Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Belakangan diketahui cuitan di Twitter dihapus, namun di akun instagram, unggahan soal ambulans tersebut masih ada.

Begitu pula dengan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Dia tidak merespons panggilan telepon CNNIndonesia.com untuk dikonfirmasi.

Pelajar dari berbagai sekolah menggelar aksi di sekitar Gedung DPR/MPR pada Rabu kemarin (25/9). Aksi tersebut berujung rusuh.

Massa pelajar melempari aparat dengan batu, petasan dan benda lain berulang kali. Aparat pun berusaha membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata.

Tol dalam kota sempat ditutup. KRL juga terganggu hingga membuat penumpukan penumpang di Stasiun Tanah Abang.

Puluhan massa berseragam putih abu-abu juga sempat membajak bus jurusan Blok M-Bandara Soetta di depan RS Pelni Jakarta. Massa memaksa sopir bus untuk mengangkut mereka.

Polisi lalu menangkap sekitar 570 pelajar. Mereka dikumpulkan di Polda Metro Jaya.

"Iya benar sudah 570 pelajar," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Rabu (25/9).

Selain itu, kepolisian juga menangkap sekitar 200 pelajar yang hendak ikut demonstrasi. Mereka diamankan saat dalam perjalanan menuju Gedung DPR/MPR.

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

Catatan Redaksi: Berita diperbarui pada pukul 08.30 WIB karena akun twitter @TMCPoldaMetro menghapus unggahan soal ambulans.

Wednesday, September 25, 2019

Kominfo Pastikan Tak Ada Pembatasan Internet di Jakarta

Kominfo Pastikan Tak Ada Pembatasan Internet di Jakarta 

PT Kontak Perkasa Futures - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memastikan tidak ada pembatasan internet terkait aksi demonstrasi mahasiswa yang dilakukan di Jakarta hari ini.

"Tidak ada pembatasan oleh Kominfo," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kabiro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ferdinandus Setu lewat pesan teks, Selasa (24/9).

Terkait keluhan sejumlah warga soal sulitnya akses Twitter, Fernandus juga mengungkap pemerintah tak melakukan pembatasan akses Twitter.

"Kemkominfo tidak lakukan tindak apapun terhadap Twitter dalam hari-hari ini," tulisnya.

Sejumlah operator pun membenarkan bahwa pemerintah belum memberikan instruksi dari pemerintah untuk membatasi akses internet terkait aksi mahasiswa yang digelar hari ini. Hal ini diungkap Telkomsel, Tri, dan Indosat.

Sebelumnya, pemerintah kerap melakukan pemblokiran akses internet untuk mengatasi sejumlah aksi massa. Hingga saat ini, pemerintah sudah tiga kali memblokir akses internet di Indonesia, yaitu pada saat rusuh Bawaslu pada 22 Mei, rusuh Papua pada Agustus, dan rusuh di Wamena, Senin (23/9).

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

Aksi demonstrasi mahasiswa yang dilakukan di depan gedung DPR hari ini dilakukan hingga memblokade tol dalam kota.

Tak cuma di Jakarta, aksi demonstrasi mahasiswa ini juga terjadi disejumlah kota lain di Indonesia seperti Palembang, Makassar, Surabaya, Semarang, dan kota lainnya. Tak cuma mahasiswa, kelompok buruh tani pun ikut berdemonstrasi hari ini.

Beberapa tuntuntan mahasiswa dalam aksi demonstrasi ni diantaranya merupakan protes terhadap sejumlah aturan perundangan. Mereka meminta DPR menunda pembahasan ulang Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP), merevisi UU KPK yang baru saja disahkan, menuntut negara untuk mengusut dan mengadili elite-elite yang seharusnya bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan.

Menolak pasal-pasal bermasalah dalam Revisi UU Ketenagakerjaan, menolak pasal-pasal dalam Revisi UU Pertanahan, rancangan UU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) lekas disahkan, dan mendorong suatu proses demokratisasi di Indonesia. Tidak boleh ada lagi penangkapan aktivis dari berbagai kelompok.

Tuesday, September 24, 2019

18.000 Personel Gabungan Amankan Unjuk Rasa di Depan DPR/MPR RI

18.000 Personel Gabungan Amankan Unjuk Rasa di Depan DPR/MPR RI

Kontak Perkasa Futures - Polda Metro Jaya menerima surat pemberitahuan aksi unjuk rasa yang akan digelar di depan gedung DPR/MPR Republik Indonesia, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, peserta aksi unjuk rasa tersebut adalah perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Mereka menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Argo tak menyebut estimasi jumlah demonstran yang akan menyampaikan aspirasinya hari ini di depan gedung DPR/MPR RI. Argo hanya mengatakan, polisi menerjunkan personel dibantu dengan TNI dan Satpol PP untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut.

"Personel yang diterjunkan adalah 18.000 personel gabungan," ujar Argo, Selasa.

Polisi juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar gedung DPR/MPR RI. Tercatat sekitar 252 polisi lalu lintas diterjunkan untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa.

Selain itu, polisi memasang moveable concrete barrier (MCB) dan kawat berduri di depan gedung DPR/MPR RI.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Selain itu, polisi memasang moveable concrete barrier (MCB) dan kawat berduri di depan gedung DPR/MPR RI.

Aksi demo hari ini merupakan lanjutan dari aksi yang digelar kemarin. Polisi menyebut 2.000 mahasiswa turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait penolakan pengesahan RKUHP di depan gedung DPR/MPR RI, kemarin.

RKUHP menjadi perbincangan masyarakat karena terdapat sejumlah pasal kontroversial. Mahasiswa telah menggelar aksi unjuk rasa sejak pekan lalu untuk menolak pengesahan RKUHP tersebut.

Pasal-pasal kontroversial tersebut di antaranya delik penghinaan terhadap presiden/wakil presiden (Pasal 218-220), delik penghinaan terhadap lembaga negara (Pasal 353-354), serta delik penghinaan terhadap pemerintah yang sah (Pasal 240-241).

Monday, September 23, 2019

Smart SIM Bisa Didapat di Kota Besar, Wilayah Lain Menyusul

Smart SIM Bisa Didapat di Kota Besar, Wilayah Lain Menyusul

Kontak Perkasa - Korlantas Polri resmi meluncurkan Smart SIM bertepatan dengan Hari Lalu Lintas Bhayangkara, di Hall Basketball Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu, (22/9/2019). Namun, Smart SIM yang resmi diluncurkan itu baru bisa diperoleh masyarakat untuk kota besar Indonesia.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Refdi Andri mengatakan distribusi menyeluruh secara nasional bakal dilakukan bertahap.

 Korlantas Polri resmi meluncurkan Smart SIM bertepatan dengan Hari Lalu Lintas Bhayangkara, di Hall Basketball Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu, (22/9/2019). Namun, Smart SIM yang resmi diluncurkan itu baru bisa diperoleh masyarakat untuk kota besar Indonesia.

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Refdi Andri mengatakan distribusi menyeluruh secara nasional bakal dilakukan bertahap.

"Material SIM lama juga masih ada. Secara bertahap ya kami akan mengirimkan ke semua Polres. Artinya kota dan kabupaten akan punya material SIM baru itu," ucapnya.

Usai melakukan peluncuran, pihaknya bakal melakukan sosialisasi sembari melakukan evaluasi.

"Setelah launching kami akan lihat perkembangan tentang apa yang kami implementasikan. Sesungguhnya Smart SIM akan kami akan lihat evaluasi ke depan. Dari hari ke hari akan kami lihat masukan masyarakat," tuturnya.

Wednesday, September 18, 2019

Kontak Perkasa | Kekayaannya Tak Bekurang Meski Rajin Berdonasi, Ini Strategi Investasi Bill Gates

Kekayaannya Tak Bekurang Meski Rajin Berdonasi, Ini Strategi Investasi Bill Gates

Kontak Perkasa - Bill Gates terkenal tidak pelit dengan kekayaan yang dia miliki. Dia terkenal sangat dermawan hingga mendirikan sebuah yayasan untuk menyumbangkan kekayaannya yang berlimpah bersama dan istrinya.

Seperti dikutip CNBC dan Bloomberg, Rabu (18/9/2019), kekayaan pendiri Microsoft ini meningkat 16 miliar dollar AS tahun ini, meski dirinya telah menyumbangkan lebih dari 35 miliar dollar AS untuk beramal.

Dengan demikian, keseluruhan kekayaan Bill Gates saat ini mencapai 106 miliar dollar AS. Jumlah tersebut adalah yang terbesar kedua di dunia setelah CEO Amazon, Jeff Bezos.

"Kami tidak berlaku defensif dengan sebagian besar uang kami," ujar dia.

"Strategi yang digunkan untuk berinvestasi adalah lebih dari 60 persennya dalam bentuk ekuitas (saham)," lanjut Gates.

Memiliki 60 persen porsi ivestasi di ekuitas, dalam hal ini Bill Gates menaruh 60 persen kekayaannya di saham atau index fund. Hal itu merupakan langkah agresif bagi seseorang yang sekaya Gates.

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Biasanya investor akan lebih terdiversifikasi dalam berinvestasi di beberapa kelas aset, seperti di obligasi pemerintah dan real estate.

Namun, Bill Gates mengatatakan, dirinya optimistis terhadap perekonomian Amerika Serikat dan perekonomian global.

"Anda bisa saja berpikir bahwa imbal hasilnya tidak terlalu tinggi, namun itu memang benar jika dibandingkan dengan semua kelas aset," ujar dia.

Tak Selalu Sama

Adapun perencana keuangan mengatakan, karena seorang miliarder melakukan suatu strategi investasi tertentu, bukan berarti semua investor melakukan hal yang sama.

Apakah itu miliarder, CEO, atau yayasan, Anda harus ingat bahwa mereka berinvestasi dengan tujuan mereka sendiri," ujar perencana keuangan Douglas Boneparth.

"Anda harus berinvestasi dengan tujuan Anda sendiri, dengan toleransi risiko yang Anda miliki, juga preferensi Anda," ujar dia.

"Apakah itu miliarder, CEO, atau yayasan, Anda harus ingat bahwa mereka berinvestasi dengan tujuan mereka sendiri," ujar perencana keuangan Douglas Boneparth.

"Anda harus berinvestasi dengan tujuan Anda sendiri, dengan toleransi risiko yang Anda miliki, juga preferensi Anda," ujar dia.

Semakin muda seseorang, dan uang tersebut tidak dibutuhkan dalam jangka waktu tertentu, menurut dia investor bisa saja berlaku lebih agresif.

"Anda bisa saja berinvestasi 100 persen di saham," ujar dia.

Semakin muda seseorang, dan uang tersebut tidak dibutuhkan dalam jangka waktu tertentu, menurut dia investor bisa saja berlaku lebih agresif.

"Anda bisa saja berinvestasi 100 persen di saham," ujar dia.

Sementara untuk orang-orang yang hampir atau sudah pensiun, harus mempertimbangkan untuk memperkecil porsi investasi mereka di saham karena semakin rentanya mereka terhadap risiko.

"Mereka akan cenderung menggantungkan hidup pada aset-aset tersebut," ujar dia.

Tuesday, September 17, 2019

Kontak Perkasa | Hati-Hati Naik Motor di Tengah Kabut Asap, Ini Tipsnya

Hati-Hati Naik Motor di Tengah Kabut Asap, Ini Tipsnya

Kontak Perkasa - Beberapa wilayah di Indonesia dilanda kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kabut asap karena karhutla ini cukup berbahaya, apalagi untuk pengendara yang masih beraktivitas di jalan raya.

Jika kabut asap terlalu tebal sebaiknya pengendara menunda aktivitasnya. Selain membahayakan kesehatan, kabut asap juga membuat pandangan saat berkendara terganggu.

Namun, tak jarang warga yang tetap beraktivitas sambil berkendara. Untuk itu, ada beberapa tips untuk pemotor yang masih tetap berkendara di tengah kabut asap seperti dikutip dari laman Motoress.

Sebelum berangkat, sebaiknya pengendara melakukan rencana perjalanan. Gunakan safety gear lengkap seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu. Kenakan juga masker.

Disarankan untuk menggunakan jaket atau tambahan rompi visibilitas tinggi yang reflektif. Nyalakan selalu lampu utama sepeda motor.

Selanjutnya, fokus saat berkendara. Perlambat kecepatan kendaraan karena visibilitas rendah. Jika dirasa terlalu cepat, perlambat kecepatan secara bertahap. Dengan kecepatan rendah saat visibilitas kurang, Anda lebih banyak memiliki waktu untuk bereaksi.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Tetap tenang, sabar, dan santai. Gerakan yang tiba-tiba dan panik akan membebani pengendara. Hindari pindah lajur tiba-tiba.

Saat berkendara, perhatikan juga marka jalan untuk membantu memandu Anda tetap di dalam lajur. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Karena saat visibilitas rendah Anda akan membutuhkan jarak ekstra untuk mengerem dengan aman. Hindari juga pengereman mendadak.

Sementara itu, instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu mengatakan, pemotor yang masih ingin berkendara di tengah kabut asap disarankan untuk membawa oksigen portable dan masker.

"Dua alat bantu, oksigen dan masker wajib dibawa. Terutama bagi orang yang sangat sensitif terhadap asap. Supaya saat pengendara motor itu mengalami kondisi sesak nafas karena kabut asap yang turun mendadak, bisa dilakukan pertolongan pertama untuk membantu pernafasan," lanjut Jusri.

Sementara untuk kendaraannya sendiri, wajib nyalakan lampu utama, baik untuk memberi penerangan cukup atau sebagai isyarat kepada pengguna jalan dari lawan arah. Biasakan juga membunyikan klakson saat kabut cuaca dirasa makin tebal.

Monday, September 16, 2019

Kontak Perkasa | SNI Ban Vulkanisir Pangkas Ribuan Industri Kecil

SNI Ban Vulkanisir Pangkas Ribuan Industri Kecil 

Kontak Perkasa - Pemerintah terus mengkaji penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk ban vulkanisir mobil penumpang dan kendaraan komersial. Menurut Asosiasi Pengusaha Ban Indonesia (APBI) Azis Pane ketentuan SNI ban vulkanisir bakal mematikan pelaku industri kecil.

Dalam catatan APBI dari 2.000 perusahaan, hanya 12 perusahaan yang memenuhi standar khusus.

"Paling hanya 12 perusahaan yang siap dikasih standar karena mereka sudah besar. Coba lihat berapa perbandingannya. Makanya pemerintah itu harus hati-hati," kata Azis kepada CNNIndonesia.com, pekan lalu.

Ia memaparkan proses pembuatan ban vulkanisir ada dua cara. Bagi perusahaan terhitung punya kemampuan khusus biasa menggunakan teknologi terbaik. Pembuatan ban vulkanisir ala pabrik biasa menggunakan bahan impor yaitu rubber gum.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Sedangkan industri kecil, biasa membuat ban vulkanisir dengan cara dipanaskan yang diyakini tidak standar.

"Jadi jangan dulu SNI [ban vulkanisir]. Karena kalau dikasih SNI yang lulus standar yang besar saja," ucap Aziz.

Regulasi ban vulkanisir masuk dalam Program Nasional Regulasi Teknis (PNRT) tahun 2018-2019. Vulkanisir ban mobil penumpang dan komersial (SNI 3768-2013) merupakan salah satu dari 57 SNI yang akan diberlakukan secara wajib. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang menyusun aturannya.

Pembinaan SNI Ban Vulkanisir

Azis menekankan pemberlakuan SNI buat ban vulkanisir tidak bisa dengan proses cepat. Seluruh industri kecil harus dibina untuk memproduksi ban vulkanisir kendaraan penumpang dan komersial dengan alasan keselamatan.

Dikatakan Aziz, pemerintah harus mempertimbangkan kemampuan pelaku industri kecil guna memenuhi standar tersebut. Sebelum diberi wewenang mampu memproduksi SNI ban vulkanisir, pelaku usaha kecil harus diberi sertifikat khusus agar tidak mematikan industri kecil.

"Jadi good production management (GPM) saja. Jadi dikasih sertifikat GPM mereka, kalau mereka itu bagus cara manufacturing ya dikasih sertifikat. Sertifikat itu tidak setara dengan SNI, tapi tetap bisa operasi," ucapnya.

Menurutnya cara tersebut lebih baik bagi industri pemasok otomotif.

"GMP itu secara internasional diakui untuk menuju standar sukarela (di Indonesia SNI). Nah sesudah GMP, kalau bisa berjalan bagus, baru dibuat standarnya. Jadi tidak ada [perusahaan kecil] yang mati," ungkap dia.

Terkait pelaksanaan SNI ban vulkanisir, dikatakan Aziz sangat baik untuk industri transportasi. Banyak pengusaha transportasi yang berharap harga ban truk terjangkau, namun tetap menunjang keselamatan.

"Vulkanisir juga usaha paling bagus dikembangkan. Pertama membuat transportasi efisien, karena ban baru Rp3 juta untuk truk. Tapi vulkanisir itu Rp800 ribu hingga Rp1 juta. Tapi bisa dipake 80 persen, tidak seperti ban baru. Jadi ada bisnis opportunity [kesempatan]," tutup Aziz.

Friday, September 13, 2019

Kontak Perkasa | Traveler Ini Kunjungi 15.000 Kedai Starbucks di Dunia, Ini Akibatnya

Traveler Ini Kunjungi 15.000 Kedai Starbucks di Dunia, Ini Akibatnya

Kontak Perkasa - Traveler ini telah mengunjungi sebanyak 15.000 kedai Starbucks di dunia dalam 22 tahun belakangan. Apa efeknya?

Dilansir CNN, Jumat (13/9/2019), traveler pria bernama asli Winter mengaku telah mengunjungi setidaknya 15.061 lokasi kedai Starbucks https://www.detik.com/tag/starbucks/ di empat benua sejak 1997, katanya. Awalnya dia mencari espresso dan itu adalah jalan baginya keliling dunia.

"Saya menyebutnya hobi yang ekstrem," katanya kepada CNN.

Winter memulai misinya 22 tahun yang lalu dari sebuah kedai Starbucks di Plano, Texas. Hanya ada sekitar 1.500 kedai di AS saat itu, dan dia pikir dia bisa mengunjunginya semua.

Seiring dengan pertumbuhan perusahaan, begitu juga dengan panjangnya musim dingin, kedai Starbucks ke-30.000 pun dibuka di Shenzhen, China. Itu bikin Winter semakin sulit untuk nongkrong di kedai baru sementara ia masih suka ke salah satunya.

Dia biasanya meminta setetes sampel kopi ke mana pun dia pergi. Jika kedai itu tidak memilikinya, dia akan membeli espresso.

Setelahnya, ia akan mengambil beberapa foto, menambahkannya ke situs webnya dan pergi mengunjungi yang lain. Dia mengulangi itu sebanyak lebih dari 15.000 kali, dan ternyata baru setengah jalan.

Dia selalu berkunjung ke kedai Starbukcs tiap akhir pekan dan menamainya 'Starbucking'. Ia sangat semangat berkendara ratusan kilometer untuk mengunjungi kedai baru atau terbang ke negara lain, termasuk Denmark dan Qatar hanya untuk melihat bagaimana mereka membuatnya.

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Tapi, kini pencariannya terasa sedikit membosankan dan langkahnya melambat. Dia harus merawat ibunya yang sakit di Panama dari uang yang diperoleh sebagai programer komputer kontrak.

Dia merasa agak muak dengan kopi. Mengunjungi setiap kedai Starbucks di berbagai negara memang membutuhkan dedikasi, kesabaran dan memang pecandu kafein.

Setelah meminum kopi bernama Pike Place dan Verona selama 22 tahun, ia bisa dibilang bosan dengan hal itu. Dia bahkan belum mencoba semua menunya.

"Sulit berbicara tentang minuman favorit dari Starbucks karena saya tidak menikmati rasa Starbucks lagi," katanya.

Starbucks Plano adalah rumah kedua di mana dia bisa bertemu teman-teman sesamanya. Meski sulit berteman, bertemu sesama pecinta kopi di berbagai benua memberinya koneksi itu.

"Starbucks memberi saya lingkaran pertemanan pertama yang besar," katanya.

Dia tahu bahwa secara teknis tidak mungkin mengunjungi setiap kedai tapi tetap ingin mencapainya. "Aku tidak melihatnya sebagai pekerjaan. Aku melihatnya sebagai tujuan," katanya.

Thursday, September 12, 2019

Kontak Perkasa | Jadi Merek Mobil Nasional, Esemka Sama dengan Timor?

Jadi Merek Mobil Nasional, Esemka Sama dengan Timor?

Kontak Perkasa - Sebelum Esemka lahir, sudah ada beberapa merek mobil nasional yang sempat meramaikan jagat otomotif Indonesia. Kebanyakan berakhir pahit dan belum sempat mencicipi rasanya diproduksi secara massal. Paling-paling yang cukup melekat di ingatan masyarakat Indonesia ada Timor.

Sekilas mengingatkan, merek mobil Timor berdiri di bawah payung PT Timor Putra Nasional (TPN) yang merupakan perusahaan otomotif garapan Tommy Soeharto. Timor sendiri merupakan singkatan dari Teknologi Industri Mobil Rakyat. Nah saat itu Timor dikabarkan akan meminjam desain dan teknologi dari Lamborghini.

Namun, 28 Februari 1996, Soeharto meminta Menteri Ekonomi Indonesia yang saat itu dijabat Tungky Ariwibowo untuk mempercepat pengembangan mobil nasional Indonesia. Ia bahkan rela untuk menggelontorkan sejumlah uang demi terwujudnya mobil nasional Indonesia. Banyak perusahaan berminat untuk membantu membuat mobil di Tanah Air untuk mendapatkan suntikan dana tersebut, namun rupanya Timor lah yang dipilih.

Keputusan itu kabarnya membuat kecewa beberapa pihak bahkan sekelas Toyota dan Suzuki. Alasannya sederhana, Timor tak memiliki prototipe mobil sama sekali.

Tungky kemudian memberi tahu Timor setidaknya Timor harus memproduksi 15.000 mobil pada bulan September 1996. Kalau Timor gagal, maka mereka harus mengembalikan uang pinjaman dari pemerintah tersebut.

Perusahaan Tommy ini kemudian dengan cepat membangun pabrik mobilnya di kawasan Cikampek. 8 Juli 1996, Timor mulai mengenalkan model S515 yang ternyata hanya me-rebadged mobil Korea Selatan Kia Sephia. Tommy yakni mobil bisa dijual 70.000 unit per tahunnya.

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Banyak nada miring yang mengatakan Timor bukanlah mobil nasional Indonesia yang sesungguhnya karena hanya mengganti logo Kia dengan Timor. Kia disebut sebagai satu-satunya yang mau menjual mobilnya di Indonesia tanpa emblem Kia. Selain Kia ada Lada dan Khodro asal Iran yang juga masuk dalam radar Tommy dalam proyek mobil nasionalnya ini.

Apa yang dialami Timor zaman dulu juga tengah menerpa Esemka saat ini. Esemka dituding cuma menjiplak mobil China merek Changan. Tudingan itu juga dilontarkan Mantan Staf Khusus Menteri ESDM Said Didu.

Said menyebut pabrik Esemka di Desa Demangan Boyolali hanya pabrik tempel mobil Esemka.

"Saya lihat yang diresmikan berbeda dengan yang Esemka yang dipamerkan tahun 2012, berarti ada mobil lain lagi yang diberikan merek Esemka, nah saya sudah cari di Google itu adalah mobil Changan buatan China yang ditempel Esemka," ujar Said.

"Melihat kapasitasnya yang bisa mencapai 18.000 per tahun ini adalah gudang menempel merek Esemka dari mobil Changan," ungkap Said.

Namun digarisbawahi Said, Esemka berbeda dengan Timor. Menurutnya Timor saat itu mengaku mengambil mobil Kia untuk selanjutnya direbadge menjadi Esemka. Sayangnya Timor memang tak bertahan lama. Hanya dua tahun Timor bertahan dan akhirnya gulung tikar.

"Itu dulu satu kesalahan dan sebaiknya jangan diulangi lagi deh. Tapi kan Timor itu ngaku mobil Korea diberi nama Timor. Nah ini Esemka tinggal jujur aja lah bilang buatan mana," tuturnya.

Pihak Esemka sendiri melalui PT Solo Manufaktur Kreasi sudah menampik akan tudingan menjiplak mobil China. Meski begitu masih ada beberapa kalangan yang menyangsikan hal tersebut. PT SMK mengaku mobil sepenuhnya diproduksi di Tanah Air oleh anak-anak bangsa.

Wednesday, September 11, 2019

Kontak Perkasa | Kemenhub Ingin Naikkan Denda Truk Kelebihan Muatan

Kemenhub Ingin Naikkan Denda Truk Kelebihan Muatan

Kontak Perkasa - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) ingin besaran denda tilang bagi truk yang kelebihan muatan dinaikan.

Saat ini denda maksimal bagi truk yang kelebihan muatan hanya Rp 500.000 sesuai ketentuan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

"Nanti bisa di atas Rp 500.000. Denda maksimalnya lebih dari itu," ujar Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Meski ada ketentuan denda maksimal, namun besaran denda yang biasa dijatuhkan kepada pelanggar truk kelebihan muatan hanya sekitar Rp 150.000 - Rp 200.000.

Menurut Budi, denda tersebut tidak memberikan efek jera sehingga masih banyak yang melanggar ketentuan Over Dimension and Over Loading ( ODOL).

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Oleh karena itu menurutnya, perlu ada kebijakan baru agar denda tilang truk kelebihan muatan bisa lebih besar.

Kemenhub, ucapnya, akan bekerjasama dengan Korlantas Polri, Bina Marga hingga operator jalan tol untuk menindak tegas truk yang melebihi muatan tersebut.

"Kami akan mengadakan komitmen bersama untuk memulai penegakan hukum tegas pada kendaraan ODOL," ucapnya.

Kendaraan yang kelebihan muatan kerap kali mengalami kecelakaan. Contoh terbaru yakni kecelakaan beruntun di Km 92 Tol Cipularang awal September 2019 lalu.

Tuesday, September 10, 2019

Kontak Perkasa | Google Chrome vs Mozilla Firefox, detikers Pilih Mana?

Google Chrome vs Mozilla Firefox, detikers Pilih Mana?

Kontak Perkasa - Google Chrome dan Mozilla Firefox masuk jejeran browser yang banyak digunakan orang di dunia. Tapi manakah yang terbaik?

Keduanya pasti punya kelebihan tersendiri. Dikutip detikInet dari Digital Trends berikut ini komparasi keduanya.

Google Chrome

Dengan serangkaian fitur yang kuat, integrasi akun Google lengkap, pembaharuan yang selalu ada membuat Chrome banyak disenangi. Chrome bahkan memblokir beberapa iklan yang tidak sesuai dengan standar industri yang diterima.

Selain itu data yang ada juga mudah untuk sync. Tinggal masuk maka data bookmarks, data yang tersimpan dan preferensi juga langsung muncul.

Mozilla Firefox

Mozilla telah mengambil langkah nyata dalam membuat browser-nya menjadi benar-benar modern dan mudah untuk berselancar dari situs ke situs.

Berkat upaya seperti peningkatan ke Firefox Quantum dan alternatif yang berfokus pada VR, Firefox Reality, Mozilla juga patut masuk jajaran besar browser andalan. Saat ini Mozilla dikabarkan juga tengah mengembangkan hal baru yang akan membuat Chrome semakin tersaingi. Tampilannya juga semakin baik.

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Monday, September 9, 2019

Kontak Perkasa | Kemenkeu Buka Alasan Sri Mulyani Usul Iuran BPJS Naik Tinggi

Kemenkeu Buka Alasan Sri Mulyani Usul Iuran BPJS Naik Tinggi 

Kontak Perkasa - Kementerian Keuangan membuka alasan kenapa Menteri Keuangan Sri Mulyani mengusulkan agar iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri kelas 1 dan 2 bisa dinaikkan sampai dengan 100 persen dan kelas 3 sebesar 65 persen. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti pada Minggu (8/9) diketahui usulan kenaikan tinggi disampaikan untuk mengimbangi klaim yang dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk membiayai perawatan peserta golongan tersebut.

Catatan Kementerian Keuangan, total iuran peserta mandiri kelas tersebut hanya Rp8,9 triliun. Namun, total iuran tersebut berbanding dengan jumlah klaim perawatan.

Pasalnya, total klaim mencapai Rp27, 9 triliun pada periode yang sama. Dengan kata lain, rasio klaim peserta mandiri kelas tersebut mencapai 313 persen dari iuran mereka. Nufransa mengatakan dengan jumlah klaim sebesar itu, harusnya usulan kenaikan iuran peserta golongan tersebut bisa melebihi 300 persen.


Tapi katanya, Sri Mulyani tidak mengajukan usulan kenaikan tersebut. Tapi, usulan kenaikan yang disampaikan Kementerian keuangan hanya 100 persen untuk kelas 1 dan 2 dan 65 persen untuk kelas 3.

Usulan kenaikan lebih kecil dari seharusnya tersebut katanya, diajukan dengan mempertimbangkan tiga faktor, kemampuan peserta dalam membayar iuran (ability to pay), upaya memperbaiki keseluruhan sistem JKN sehingga terjadi efisiensi, serta gotong royong dengan peserta pada segmen lain.

"Intinya adalah pemerintah sangat memperhitungkan agar kenaikan iuran tidak sampai memberatkan masyarakat dengan berlebihan," katanya seperti dikutip dari akun facebooknya, Minggu (8/9).

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Sebagai informasi, pemerintah memang tengah berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan kenaikan akan diberlakukan awal 2020 mendatang.

Adapun besaran kenaikan akan dilakukan sesuai dengan yang diusulkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Sri Mulyani saat Rapat Gabungan antara pihak pemerintah dengan Komisi IX dan XI DPR mengusulkan agar iuran kepesertaan BPJS Kesehatan untuk golongan mandiri I naik dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu per orang per bulan dan kelas mandiri naik dari Rp51 ribu per bulan menjadi Rp110 ribu.

Friday, September 6, 2019

Kontak Perkasa | Sikap Baduy ke Orang Asing Setelah Pembunuhan dan Pemerkosaan Warganya

Sikap Baduy ke Orang Asing Setelah Pembunuhan dan Pemerkosaan Warganya

Kontak Perkasa - Pembunuhan disertai perkosaan gadis Baduy berusia 13 tahun jadi yang pertama kali terjadi di tengah warga yang dikenal dengan sebutan Orang Kanekes itu. Selama ini, Baduy juga dikenal sebagai masyarakat adat yang ramah termasuk ke orang asing yang datang.

Warga Kadugetug, Sardi, mengatakan pembunuhan yang disertai pemerkosaan itu merupakan tindakan keji. Warga Baduy Luar mendengar peristiwa ini dan sangat mengecam pelaku.

Tapi, peristiwa ini lanjutnya tidak mengubah sikap Baduy ke orang asing yang bertujuan wisata ke Kanekes. Bagi warga Baduy, ada larangan meneteskan darah di tanah adat.

"Di Baduy, jangankan membunuh, meneteskan darah aja nggak boleh. Apalagi membunuh, itu total nggak boleh," kata Sardi saat berbincang dengan detikcom, Serang, Banten, Jumat (6/9/2019).

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

Ada aturan adat yang mengatur soal pergaulan antar warga Baduy dan dengan orang luar. Aturan adat itu selalu disampaikan kepada masyrakat oleh tetua setiap minggunya.

"Kalau ke wisatawan nggak berpengaruh. Soalnya pembunuhan di luar, bukan di Baduy. Kalau di Baduy aman," papar warga kawasan Baduy Luar ini.

Kemarahan adanya pembunuhan dan perkosaan ke warga Baduy juga dirasakan oleh Mursyid. Tapi, sebagai warga adat, ia tetap taat pada perintah aturan yang berlaku.

"Marah sudah pasti, tapi Baduy nggak boleh mukul orang. Ngeluarin darah orang juga nggak boleh. Tinggal sabar, kan sekarang sudah ada pemerintah, ada yang berwajib," pungkasnya.

Thursday, September 5, 2019

Kontak Perkasa | Anies Izinkan PKL di Trotoar, Koalisi Pejalan Kaki: Harus Dikawal Ketat!

Anies Izinkan PKL di Trotoar, Koalisi Pejalan Kaki: Harus Dikawal Ketat!


Kontak Perkasa - Koalisi Pejalan Kaki menyambut baik usulan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan menempatkan pedagang kaki lima (PKL) di trotoar. Koalisi Pejalan Kaki menilai ada tiga unsur yang harus diperhatikan sebelum mengeksekusi kebijakan tersebut.

"Silakan trotoar bisa difungsikan untuk PKL tetapi ada tiga syarat tadi, hanya trotoar yang lebar atau luas, kedua ada zonasi nggak semuanya boleh. Dan yang ketiga ada pengawasan ekstra ketat," ujar aktivis Koalisi Pejalan Kaki Ahmad Safrudin kepada wartawan, Rabu (4/9/2019).

Ahmad menyebut tidak semua trotoar bisa digunakan oleh PKL. Salah satu pertimbangannya adalah lokasi. Dia kemudian mencontohkan trotoar yang berada di sepanjang Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat yang tidak boleh digunakan untuk kepentingan PKL.

"Di Wahid Hasyim sekalipun trotoarnya lebar tapi nggak boleh untuk PKL karena lokasinya tidak memungkinkan," ujarnya.

Ahmad pun memberikan contoh trotoar ideal yang bisa digunakan PKL untuk berjualan. Seperti trotoar di Jalan Haji Agus Salim atau yang biasa disebut dengan Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat. Dia juga menyarankan agar trotoar di Jalan Sabang itu dilebarkan.

"Kalau mau jalan Sabang itu misalnya trotoarnya dilebarin aja nantinya hanya ada satu jalur mobil di situ. Sekarang kan masih dua jalur. Selebihnya dibikin trotoar. Nanti trotoarnya bisa dibagi," lanjuntya.

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Selain itu, dia juga menekankan supaya ada pengawasan yang ketat kepada PKL. Menurutnya PKL harus mampu tertib.

"Katakan lebarnya 6 meter dua meter boleh untuk PKL tapi dengan syarat pengawasan ketat. Nanti diukur berapa yang bisa menampung berapa PKL dengan catatan mampu bisa tertib. Nanti dikasih ID, sehingga orangnya tidak bisa diganti dan nggak bisa bertambah juga. Jadi ada pengawasan," imbuhnya.

Sebelumya, Anies mengatakan akan memfasilitasi PKL untuk berjualan di trotoar namun harus sesuai aturan. Peraturan itu berwujud undang-undang, Perpres, sampai peraturan menteri.

"Jadi, penggunaan ruang trotoar untuk PKL itu merujuk pada Peraturan Menteri PU Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pedoman Perencanaan Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan. Kemudian, atas dasar itu, ini dasarnya adalah Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007. Kesimpulannya, PKL diperbolehkan berada di trotoar selama mengikuti pengaturan Permen PUPR," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (4/9).

Wednesday, September 4, 2019

Kontak Perkasa | Kalau Startup Kontool Masuk Indonesia, Apa Kata Kominfo?

Kalau Startup Kontool Masuk Indonesia, Apa Kata Kominfo?

Kontak Perkasa - Kontool, startup asal Jerman jadi pembicaraan karena namanya terdengar mirip penyebutan alat vital pria dalam bahasa Indonesia. Karena viral oleh netizen Indonesia, perusahaan tersebut meresponsnya dengan berandai-andai jika mereka masuk pasar Indonesia.

Respons ini pun ditanggapi regulator di sektor TIK, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Apa kata mereka?

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu mengatakan, pada prinsipnya Indonesia terbuka dengan aplikasi atau startup dari luar untuk masuk ke Indonesia. Sama halnya Indonesia mendorong startup lokal untuk go internasional.

"Tentu saja untuk aplikasi dari Jerman tersebut, yang namanya cukup membuat kaget atau mungkin tersenyum warga Indonesia, perlu menyesuaikan nama produknya jika memang berniat masuk ke Indonesia," kata Ferdinandus kepada detikINET, Selasa (3/9/2019).

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Penyesuaian nama tersebut, tentunya agar bisa 'klik' dengan budaya Indonesia.

"Supaya bisa pas dengan budaya Indonesia. Nama produk tentu sangat berpengaruh terhadap tingkat penerimaan konsumen," ucap Nando, begitu ia disapa.

Dilihat di websitenya, Kontool adalah perusahaan yang memberikan solusi bagi para pebisnis berupa software untuk menganalisis berbagai kondisi bisnis perusahaan, melakukan review finansial, sampai merancang target perusahaan di masa depan.

"Bantuan untuk mengambil keputusan yang simpel, cepat dan mudah dipahami untuk manajemen perusahaan," sebut mereka tentang produknya.

"Dengan Kontool, kami telah menciptakan perangkat lunak yang menggabungkan hasrat dan pengalaman konsultasi kami. Ini adalah solusi bisnis kecil yang dapat mengakses data kapan saja, di mana saja. Dan kami tidak lupa bahwa di Kontool: menyenangkan untuk dikerjakan!," kata mereka di halaman About Us.

Intinya, jika perusahaan memakai software mereka, maka segala macam data bisnis bisa dikelola dengan efisien. Menilik klarifikasi mereka di Facebook soal ramainya Kontool di Indonesia, perusahaan ini berambisi ingin menaklukkan pasar domestik.

Tuesday, September 3, 2019

Kontak Perkasa | Beda Kemenhub-PUPR Soal Biang Kerok Kecelakaan di TOl Cipularang

Beda Kemenhub-PUPR Soal Biang Kerok Kecelakaan di TOl Cipularang

Kontak Perkasa - Kecelakaan maut terjadi di Km 91 Tol Purbaleunyi (juga dikenal dengan Cipularang) arah Jakarta dan 8 orang tewas.

Tol ini selesai dibangun pada akhir April 2005. Tol melintasi Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Bandung Barat.

Kecelakaan tersebut bukan kali pertama terjadi di ruas tol Cipularang. Beberapa catatan, di sekitar lokasi memang telah terjadi beberapa kali kecelakaan yang tak jarang memakan korban jiwa.

Berikut dugaan awal Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan soal seringnya kecelakaan yang terjadi di ruas tol tersebut.

Dirjen Perhubungan Darat (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, kemungkinan kecelakaan karena geometrik jalan yang tidak biasa.

Geometrik jalan bisa diartikan sebagai bentuk atau ukuran jalan raya, baik yang menyangkut penampang melintang, memanjang, maupun aspek lain yang terkait dengan bentuk fisik jalan. Lalu apakah ada masalah dari desain jalan tol itu sendiri?

"Kalau saya lihat dari sisi geometrik jalan itu memang jalan kan agak tikungan dan kemudian turunan," kata dia di kantornya, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Melihat geometrik Tol Cipularang, khususnya dari arah Bandung menuju Jakarta menurutnya kecenderungan kendaraan akan memacu kecepatan tinggi. Padahal jalanannya menikung.

"Nah mungkin di situ lah pada saat dari Bandung menikung itu mungkin kecepatan cukup tinggi kemudian turunan gitu," tambahnya.

Namun Budi belum mengambil kesimpulan resmi penyebab kecelakaan tersebut. Pihaknya telah menerjunkan tim ke TKP untuk mengetahui penyebab pastinya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menurunkan tim untuk mengecek kecelakaan beruntun di Tol Cipularang, tepatnya di KM 91, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019) siang.

Dirjen Perhubungan Darat (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, dirinya sudah menugaskan Direktur Angkutan Jalan ke TKP bersama tim lainnya.

"Kecelakaan beruntun saya lagi turunkan orang dulu nih, turunkan Direktur Angkutan saya ke sana untuk mengecek kejadiannya seperti apa," kata dia di kantornya, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Menurutnya kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan yang menonjol karena melibatkan cukup banyak korban jiwa, yaitu sekitar 6 orang, serta melibatkan banyak kendaraan. Ditambah dalam kecelakaan juga terjadi kebakaran.

"Nanti pasti akan dilakukan semacam kajian untuk tidak terulang lagi kejadian. Saya juga ingin tahu sebenarnya faktor penyebabnya apa," tambahnya.

Kasubdit Pemantauan dan Evaluasi Jalan Bebas Hambatan dan Perkotaan, Ditjen Bina Marga Wahyudi mengatakan faktor kendaraan dan human error kerap menjadi biang kerok terjadinya kecelakaan di titik tersebut. Dari sisi kendaraan, truk-truk odol (over dimension over load) menjadi faktor paling sering.

"Banyaknya faktor kendaraan. Truk-truk atau kendaraan yang overload, over dimensi. Laporan awalnya kan remnya blong," katanya kepada detikFinance saat dihubungi, Senin (2/9/2019).

Dia bilang, berdasarkan hasil safety audit dari kecelakaan yang selama ini terjadi, faktor jalan belum pernah menjadi penyebabnya.

"Kalau jalan semua masih sesuai SPM (standar pelayanan minimum) jalan tol. Yang banyak itu kita punya kecelakaan karena kendaraan, masalah manusia, masalah pengemudi. Dari faktor jalan sejauh ini belum," jelasnya.

Namun untuk kasus kecelakaan terakhir, Wahyudi mengaku saat ini pihaknya masih menunggu hasil safety audit yang sedang dilakukan. Dari hasil safety audit, bakal ada rekomendasi yang akan segera ditindaklanjuti untuk meminimalisir kejadian serupa.

"Nanti ada langkah-langkah berikutnya setelah dilakukan safety audit. Semua dari hasil audit akan ada rekomendasi apa langkah yang akan dilakukan," ungkapnya.