Thursday, January 23, 2020

Spesifikasi Alugoro, Kapal Selam Pertama Rakitan Indonesia

Spesifikasi Alugoro, Kapal Selam Pertama Rakitan Indonesia 

Kontak Perkasa Futures - Kapal Selam Alugoro-405 buatan PT PAL Indonesia (persero) telah berhasil menjalani tahapan Nominal Diving Depth (NDD) di perairan utara Pulau Bali, Selasa (21/1). Kapal yang sedianya akan digunakan oleh TNI Angkatan Laut itu berhasil menyelam hingga ke dalam 250 meter.

Berdasarkan keterangan resmi PT PAL, Kapal Selam Alugoro merupakan kapal selam jenis Diesel Electric Submarine U209/1400 Chang Bogo Class. Kapal Selam pertama yang dirakit di Indonesia itu memiliki panjang 61,3 meter.

Kapal Selam hasil kerjasama PT PAL dan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd (DSME) Korea Selatan itu mampu bergerak dengan kecepatan 21 knot ketika berada di bawah air dan 12 knot ketika di permukaan dan mampu membawa 40 kru.

Untuk kemampuan jelajah, Kapal Selam Alugoro mampu bergerak selama 50 hari. Kapal selam itu juga didesain dengan life time hingga mencapai 30 tahun.

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

"Bobot total kapal selam tersebut sebesar 1.460 ton saat muncul di permukaan dan 1.596 ton ketika menyelam di bawah permukaan," kutip keterangan resmi PT PAL.

Kapal Selam Alugoro yang akan diserahterimakan ke TNI pada Desember 2020 juga dilengkapi dengan sejumlah persenjataan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kapal Selam Alugoro dipersenjatai delapan tabung torpedo 533 milimeter dan 14 rudal.

Kapal selam itu juga bakal dipasangi roket antikapal perang UGM-84 Harpoon buatan Boeing. Rudal bersayap sepanjang 4.6 meter dengan berat 221 seharga US$1,2 juta itu bisa menghantam target dari jarak 124 kilometer.

Kehadiran Kapal Selam Alugoro otomatis akan menambah kekuatan TNI AL yang sebelumnya telah memiliki KRI Cakra 401, Nanggala 402,  Nagapasa 403, dan Ardadeli 404. 

Wednesday, January 22, 2020

Bos Google Sebut AI Harus Diatur Regulasi

Bos Google Sebut AI Harus Diatur Regulasi

Kontak Perkasa Futures - Selain memudahkan kehidupan, tak bisa dipungkiri, kemajuan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) juga memiliki dampak negatif.

Salah satu contohnya, teknologi ini digunakan untuk memanipulasi gambar wajah manusia, atau biasa disebut deepfakes.

Atas dasar itulah CEO Google sekaligus Alphabet, Sundar Pichai, mengatakan bahwa harus ada regulasi yang mengatur dan mengawasi penggunaan teknologi AI.

"Tidak ada keraguan dalam diri saya bahwa kecerdasan buatan perlu untuk diawasi. Yang jadi pertanyaan adalah bagaimana bentuk pendekatannya," ujar Pichai.

Ia pun berpendapat bahwa perusahaan-perusahaan teknologi juga harus memikirkan dampak penggunaan AI ketika membuat teknologi tersebut.

Kendati demikian, dikutip KompasTekno dari TheVerge, Rabu (22/1/2020) pria 47 tahun ini menyadari bahwa regulasi AI tak bisa dipukul rata untuk semua platform.

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Pasalnya, ada beberapa ranah penggunaan AI yang butuh perhatian khusus, seperti AI untuk keperluan mobil otonom (self-driving cars), hingga AI untuk dunia kesehatan.

Soal AI, perusahaan asal Mountain View, California, AS ini sendiri sejatinya punya sejumlah layanan yang bergantung pada teknologi tersebut, mencakup layanan Google Assistant, Google Lens, dll.

Google juga mengembangkan teknologi pengenalan wajah (facial recognition) yang memanfaatkan AI.

Ini pula yang menjadi alasan utama mengapa Google tak ingin menjual teknologi facial recognition yang dimilikinya.

Besar kemungkinan Google tak menjual teknologi tersebut karena takut disalahgunakan untuk hal yang tidak baik.

"Kewajiban kami untuk memastikan bahwa teknologi (Google) dimanfaatkan untuk hal yang baik dan tersedia bagi orang banyak," tutur Pichai.

Google pun sebenarnya sempat membangun badan internal yang mengurus soal regulasi terkait penggunaan teknologi AI, machine learning (ML), dan facial recognition pada awal 2019 lalu.

Namun, badan yang sempat dinamakan The Advanced Technology External Advisory Council (ATEAC) itu bubar setelah dua minggu didirikan lantaran tak berfungsi sebagaimana mestinya.

Monday, January 20, 2020

Ibu Sopir Bus Kecelakaan di Subang Minta Maaf pada Korban

Ibu Sopir Bus Kecelakaan di Subang Minta Maaf pada Korban 

Kontak Perkasa Futures -  Sebab kecelakaan maut bus yang disopiri putranya di Subang, Risa (63) menyampaikan permohonan maaf kepada para korban dan keluarga korban. Kecelakaan bus Subang yang disopiri Dede Purnama terjadi pada Sabtu (18/1) lalu itu diketahui menewaskan delapan orang termasuk sang sopir.

"Minta maaf kepada korban yang banyak, minta di-maafin anak saya, bukan kemauan anak saya, saya minta di-maafin, kepada semua korban, dari pihak anak saya sebagai sopir," ucap Risa dengan mata berkaca-kaca di kediamannya, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/1) seperti dilansir Antara.

Ia menganggap, kecelakaan bus Subang itu merupakan musibah yang juga tak diharapkan keluarganya. Apalagi, sambung Risa, Dede merupakan tulang punggung keluarga. Kepergian Dede meninggalkan enam anak dan seorang istri.

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

"Ini musibah. Mudah-mudahan lancar semua, jangan ada halangan suatu apapun," kata Risa.

Dari enam buah hati yang ditinggalkan Dede, yang sulung saat ini di bangku SMA sementara yang bungsu masih empat bulan.

Almarhum Dede Purnama dimakamkan Minggu (19/1) pagi di tempat pemakaman umum yang tak jauh dari rumahnya di Kampung Cikuda, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Kecelakaan bus pariwisata PO Purnamasari dengan nomor polisi E 7508 W terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Sabtu (18/1) di Ciater, Kabupaten Subang Jawa Barat.

Bus tersebut diketahui membawa penumpang sebanyak 59 orang. Bus tersebut akan bertolak ke Depok dari kawasan Tangkuban Parahu.

Berdasarkan data kepolisian, korban tewas kecelakaan bus Subang itu selain Dede adalah tujuh penumpang yang merupakan warga Depok.

Friday, January 17, 2020

Jual Telur Sampai Cendol, Upaya Warga Indonesia Bantu Kebakaran Australia

Jual Telur Sampai Cendol, Upaya Warga Indonesia Bantu Kebakaran Australia

PT KP Press - Berbagai upaya dilakukan masyarakat Indonesia di Australia untuk ikut memberikan bantuan, sesaat setelah mendengar kebakaran hutan terjadi di berbagai lokasi di negara yang mereka tinggali saat ini.
Warga Indonesia bantu Korban Kebakaran Hutan Australia

    Warga Indonesia di Australia sadar perlu membantu korban kebakaran
    Penggalangan dana dilakukan dengan berjualan, mengadakan acara atau digital
    Australia sudah dianggap rumah kedua bagi sebagian warga Indonesia

Mulai dari berjualan barang dan makanan hingga mengelar berbagai acara, komunitas Indonesia berusaha mengumpulkan dana dengan cara yang kreatif.

Dana yang terkumpul kemudian disalurkan ke sejumlah lembaga pemadam kebakaran dan yayasan perlindungan hewan untuk membantu mereka yang terdampak kebakaran hutan di Australia.

Mereka merasa upaya yang dilakukan adalah sebagai bentuk solidaritas kepada warga Australia dan berikut beberapa diantaranya.
Kumpul koin hingga jual telur di Adelaide

Aksi spontan dilakukan oleh Eni Mosel, pendiri dan bendahara IndoPeduliAdelaide, sebuah organisasi komunitas Indonesia di Adelaide, saat berada di sebuah acara komunitas Indonesia.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Eni Mosel memegang tabung donasi bertuliskan "Bushfires Donation" dalam acara penggalangan dana bersama komunitas Indonesia di Australia Selatan 22 Desember 2019. (Supplied: Hendra Wijaya)

Indonesian Diaspora Network (IDN) atau Jaringan Diaspora Indonesia di New South Wales berhasil mengumpulkan dana sebesar $1,000, Rp 9,4 juta, dari acara makan malam yang digelar tanggal 18 Desember 2019.

Acara bertajuk "Raffle Ticket for a Good Cause" atau Tiket Undian untuk Tujuan Baik', menjual tiket makan malam diiringi penampilan lagu dengan harga $30 atau 283 ribu rupiah per orang.

Pemegang tiket yang beruntung memperoleh hadiah berupa voucher dan minuman beralkohol yang diberikan secara gratis oleh sponsor.

"Kita sebagai diaspora yang ada di Australia merasakan kepedihan mereka [warga Australia]," kata Hendra Wijaya, ketua dari IDN New South Wales.

"Jadi walaupun kontribusi kita kecil, tapi kalau dikumpulkan dari beberapa orang dan masyarakat, harapan kita ini bisa menjadi 'legacy' [atau warisan] bahwa kita peduli kepada masyarakat yang terkena musibah."

Thursday, January 16, 2020

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Bukan Pasutri Resmi

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Bukan Pasutri Resmi 

PT Kontak Perkasa Futures - Raja dan ratu Keraton Agung Sejagat, Toto Santoso dan Fanni Aminadia yang telah dijadikan tersangka ternyata Kepada penyidik Polda Jateng, keduanya mengaku hanya menikah siri.

"Awalnya kan, ngaku suami istri resmi. Kita tanya terus, jadi berubah nikah siri. Kita tanya lagi, mereka sudah enggak mau menjelaskan detail. Intinya mereka bukan pasangan resmi yang sah menurut hukum yang ada di Indonesia", ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Komisaris Besar Polisi Budi Haryanto, Kamis (16/1).

Budi menambahkan Toto dan Fanni memiliki peran yang sama dalam melakukan penipuan berkedok mendirikan Keraton. Mereka berusaha meyakinkan masyarakat melalui acara pawai budaya.

"Pengakuan tersangka dan para saksi, kegiatan Keraton itu mulai terlihat menonjol di tahun 2018 diawali kirab-kirab, upacara adat, agar meyakinkan masyarakat soal Keraton yang didirikannya. Begitu pula dengan dokumen dan surat-surat yang dicetak sendiri," kata Budi.

Berdasarkan identitas yang dimiliki, kedua tersangka Toto dan Fanni bukan merupakan warga Jawa Tengah, namun berasal dari Jakarta.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Bukan Pasutri Resmi
Toto Santoso dan Fanni Aminadia, Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat, bukan pasangan suami istri resmi. (CNN Indonesia/Damar Sinuko)

Pengikut Keraton Agung Sejagat diwajibkan Uang itu digunakan untuk biaya pendaftaran. Setelah itu, Keraton menjanjikan para anggota mendapatkan gaji dalam bentuk dolar tiap bulan.

Kepala Bidang Humas Polda Jateng Komisaris Besar Polisi Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan Keraton tersebut telah merekrut 450 warga. Selain diminta bayaran Rp3 juta, warga yang menjadi pengikutnya juga diiming-imingi akan hidup lebih baik.

Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Daisy Indira Yasmine menilai keberadaan Keraton Agung Sejagat pimpinan Toto Santoso itu kental diliputi motif ekonomi.

"Kalau menurut saya tentang Keraton Agung Sejagat enggak usah dibesar-besarkan deh. Motifnya lebih cenderung ekonomi," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (15/1).

Atas perbuatannya, Toto dan Fanni disangkakan polisi dengan pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong yang berimbas pada keonaran di masyarakat serta pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Wednesday, January 15, 2020

'Rossi Sudah Kehilangan Keberanian untuk Ambil Risiko'

'Rossi Sudah Kehilangan Keberanian untuk Ambil Risiko'

Kontak Perkasa Futures - Loris Capirossi meyakini Valentino Rossi sudah kehilangan keberanian untuk mengambil risiko. Menurut dia, Rossi akan pensiun jika menjalani musim serupa 2019.

Pebalap berusia 40 tahun itu menyelesaikan MotoGP musim lalu yang mengecewakan. Tak sekadar meneruskan puasa kemenangan, Rossi hanya dua kali naik podium yang menandai torehan terburuknya sejak memperkuat Yamaha.

Alhasil, Rossi harus puas dengan perolehan 174 poin untuk finis ketujuh di klasemen akhir. Pemilik sembilan titel juara dunia itu berjarak 18 poin di belakang rookie sekaligus pebalap tim satelit Petronas Yamaha, Fabio Quartararo, dan jauh di belakang rekan setimnya Maverick Vinales yang mereguk 211 poin.

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

Capirossi menganalisis kesulitan yang dialami Rossi. Eks pebalap MotoGP itu mengungkapkan, Rossi menghadapi musim penentuan terkait masa depannya di 2020.

"Valentino itu fenomenal, seorang juara yang hebat. Bagaimanapun, Rossi sudah berusia 40 tahun dan sayang sekali dampak usianya sekarang terasa," ucap Capirossi kepada Paddock-GP, yang dikutip Tuttomotoriweb.

"Dia kurang kencang, Rossi bisa mengatasinya tapi sekaligus dia kehilangan keberaniannya seperti waktu muda dulu untuk mengambil risiko tertentu."

"Kalau dia menjalani musim yang sama seperti yang baru saja berakhir, maka dia akan berhenti," simpul Capirossi.

Tuesday, January 14, 2020

Jokowi Ajak Seluruh Dunia Investasi di Ibu Kota Baru

Jokowi Ajak Seluruh Dunia Investasi di Ibu Kota Baru

Kontak Perkasa Futures - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang seluruh negara di dunia untuk menanamkan investasi di ibu kota negara baru.

Ia ingin ibu kota baru tak hanya mendapat kucuran dana dari investor asing namun juga teknologi terbaik dari berbagai negara di dunia.

Tawaran ini disampaikan langsung oleh Jokowi ketika menjadi pembicara kunci di forum internasional bertajuk Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW). Forum tersebut digelar di Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC), Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada Senin (13/1).

"Di ibu kota negara baru, kami mengundang dunia untuk membawa teknologi terbaik, inovasi terbaik, dan kearifan terbaik," ujar Jokowi dalam pidatonya.

Kepala negara mengatakan investasi di ibu kota baru akan menarik bagi investor asing karena Indonesia ingin kawasan pemerintahan itu dibangun dengan teknologi mutakhir. Selain itu, ia ingin ibu kota baru juga menjadi wadah dari perkembangan inovasi dan kreativitas, namun tetap ramah lingkungan bagi masyarakat.

"Energi terbarukan dan teknologi yang bersih akan menghasilkan kehidupan berkelanjutan bagi pembangunan sosial dan ekonomi," ucapnya.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Lebih lanjut, menurutnya, pembangunan ibu kota baru akan menjadi proyek yang menarik bagi investor karena akan berpopulasi sekitar 6 juta sampai 7 juta orang.  Angka ini berasal dari estimasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) mencapai 1,4 juta orang ditambah anggota keluarga yang ikut diboyong mereka.

Menurutnya, estimasi populasi ini akan memberikan daya tarik bagi pengembangan ekonomi di kawasan ibu kota baru. Jumlah ini, sambungnya, bahkan lebih tinggi dari beberapa ibu kota pemerintahan sejumlah negara di dunia, sehingga ibu kota baru nanti tidak akan menjadi kota berskala kecil dan sepi.

"Kami ingin membangun kota smart metropolis karena populasinya akan 3 kali lipat populasi Paris, 10 kali lipat populasi Washington DC, bahkan akan menyamai populasi New York dan London," terangnya.

Lebih lanjut, ibu kota baru akan memberikan kontribusi tidak hanya di kawasan tersebut, namun juga perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Hal ini, katanya, akan menjadi daya tarik juga untuk investor.

Sementara pemerintah turut menikmati pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan dari proyek tersebut.

"Di negara yang memiliki lebih dari 17 ribu pulau, konsep pemerataan pembangunan sangat diperlukan sehingga pembangunan bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Ini yang kami namakan Indonesia sentris," pungkasnya.

Selain menawarkan investasi ibu kota baru, Jokowi turut mengantongi komitmen 16 perjanjian investasi dari Abu Dhabi. Lima perjanjian berupa kerja sama antar pemerintah di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan penanggulangan terorisme.

Sedangkan 11 perjanjian lain merupakan kerja sama antar bisnis di bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset dengan estimasi total nilai investasi sebesar US$22,89 miliar atau sekitar Rp314,9 triliun.

Tuesday, January 7, 2020

Urus STNK dan BPKB yang Rusak atau Hilang karena Banjir

Urus STNK dan BPKB yang Rusak atau Hilang karena Banjir

PT Kontak Perkasa Futures - Banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya di awal tahun 2020 ini membuat dokumen penting turut menjadi korban. Dokumen kendaraan bermotor seperti Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tak jarang ikut rusak atau bahkan hilang.

Tapi tenang, BPKB dan STNK yang rusak atau hilang tetap bisa diurus kok. Nantinya pemilik kendaraan akan mendapat pengganti BPKB dan STNK yang rusak atau hilang tersebut.

Untuk mengurus penggantian dokumen kendaraan yang rusak atau hilang karena banjir, Ditlantas Polda Metro Jaya membuka posko pelayanan STNK bencana banjir. Posko itu dibuka di Samsat jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya.

"Dalam rangka menyikapi kondisi wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya yang telah terkena musibah banjir pada awal tahun 2020 dan mengakibatkan sejumlah kerusakan, termasuk di antaranya dokumen/surat-surat kendaraan, maka Sie STNK Ditlantas Polda Metro Jaya membuka Posko Pelayanan STNK Bencana Banjir, di Samsat Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya, dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prioritas/khusus terhadap masyarakat yang STNK-nya rusak/hilang akibat banjir, sehingga dapat terlayani dengan cepat," tulis keterangan resmi yang dibagikan Kasubdit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Ditlantas Polda Metro Jaya Kombes Sumardji kepada detikcom melalui pesan Whatsapp, Senin (6/1/2020).

Sumardji menyebut, pihaknya kini tengah membuka posko pelayanan STNK bencana banjir. Posko itu dibuka di Samsat jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya.

"(Posko dibuka) sampai batas akhir belum ditentukan," katanya.

Apa saja syarat dan berapa biaya yang diperlukan untuk mengurus STNK dan BPKB yang rusak atau hilang karena banjir? Simak halaman berikutnya.

Syarat Urus BPKB dan STNK Rusak atau Hilang karena Banjir

Untuk BPKB yang rusak, pemohon disyaratkan untuk mengisi formulir permohonan. Sertakan KTP asli dan fotokopi pemilik kendaraan.

Jika pengurusan diwakilkan oleh orang lain, sertakan juga surat kuasa bermaterai. Lampirkan BPKB rusak yang masih ada. Jangan lupa juga membawa STNK asli dan fotokopi. Kemudian cek fisik kendaraan.

Sementara BPKB yang hilang karena banjir, pemohon juga perlu mengisi formulir permohonan. Bawa KTP asli dan fotokopi pemilik kendaraan, sertakan surat kuasa bermaterai untuk yang diwakilkan oleh orang lain.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Khusus untuk BPKB yang hilang wajib menyertakan surat keterangan hilang dari unit regident (registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor) tempat BPKB diterbitkan. Bawa surat pernyataan pemilik mengenai BPKB yang hilang tidak terkait kasus pidana dan/atau perdata di atas kertas bermaterai. Sertakan juga STNK asli dan fotokopi.

Syarat pengurusan BPKB hilang juga harus diumumkan di media cetak. Pemohon harus melampirkan bukti penyiaran pada media massa cetak sebanyak tiga kali berturut-turut dengan tenggang waktu masing-masing satu minggu di media cetak yang berbeda.

Terakhir, cek fisik kendaraan. Kendaraan yang bersangkutan harus dihadirkan untuk pengecekan.

Persyaratan penerbitan STNK rusak akibat banjir adalah dengan melampirkan dokumen yang rusak tersebut. Jangan lupa juga menyertakan BPKB kendaraan bermotor serta KTP asli dan fotokopi pemilik kendaraan.

Sedangkan untuk STNK yang hilang karena terbawa banjir, pemohon diminta untuk membuat laporan kehilangan yang diterbitkan oleh Polsek atau Polres terdekat. Surat laporan kehilangan itu nantinya dilampirkan untuk pengurusan penerbitan STNK yang hilang.

Selain itu, pemohon harus menyertakan fotokopi STNK yang hilang dan BPKB asli serta KTP asli dan fotokopi pemilik kendaraan.

Monday, January 6, 2020

Pascabanjir Jabodetabek, Kominfo Sebut Tinggal 151 Site yang Down

Pascabanjir Jabodetabek, Kominfo Sebut Tinggal 151 Site yang Down

PT Kontak Perkasa - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan perkembangan terkini terkait jumlah site yang terkena dampak banjir Jabodetabek. Terhitung hingga hari ini, tercatat ada 151 site yang masih down.

Musibah banjir yang menerjang Jabodetabek pada Rabu (1/1) menyebabkan site biasa untuk memancarkan sinyal seluler mengalami gangguan. Hal itu dikarenakan pemutusan aliran listrik PLN berdasarkan faktor keamanan dan keselamatan.

Sampai Rabu malam, dikatakan Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli, masyarakat bisa menggunakan layanan seluler untuk berkomunikasi, meskipun di saat bersamaan, sejumlah Base Transceiver Station (BTS) di site tersebut mati.

Baca Juga : Menengok prospek bisnis investasi di tahun politik

Pada saat itu, operator seluler langsung mengerahkan mobile backup power atau genset portable untuk menghidupkan site yang mati pascabanjir menerjang Jabodetabek.

Terhitung hingga hari ini, Minggu (5/1) pukul 14.00 WIB, data site yang masih mati tinggal 151 lagi atau 0,7% dari jumlah site eksisting di Jabodetabek yang mencapai 22.867.

"Saat ini, site terdampak sudah dapat dipulihkan, dari semula 2.330 yang down dan tidak berfungsi, kini hanya tinggal 151, artinya tinggal 0,7% yang masih down," ujar Ramli saat dihubungi detikINET.

Kominfo akan terus melakukan monitoring terhadap jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler mengerahkan segala upaya pemulihan site yang masih down dengan genser, sehingga dapat berfungsi kembali secara normal walaupun PLN masih memutuskan jaringan listrik dengan alasan keamanan.

"Kami juga melakukan kordinasi dengan PLN untuk pemulihan power listrik. Kami mengucapkan terimakasih kepada operator yang telah dengan upaya keras memulihkan layanan akses telekomunikasi," pungkasnya.

Friday, January 3, 2020

Hujan deras di wilayah Jabodetabek diprediksi berlangsung hingga 10 Januari.

 Hujan deras di wilayah Jabodetabek diprediksi berlangsung hingga 10 Januari.

 PT Kontak Perkasa - Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencanan ( BNPB) Agus Wibowo melalui keterangan tertulis, Kamis (2/1/2020).

"Kepala BMKG menyatakan bahwa hujan deras masih akan berlangsung sampai tanggal 10 Januari 2020," papar Agus.

Agus menambahkan, untuk mengantisipasi timbulnya korban yang lebih banyak, Kepala BNPB Doni Monardo mengimbau warga yang rumahnya masih terendam cukup dalam dan masih bertahan di rumah, agar bersedia dievakuasi ke tempat aman.

Warga diharapkan lebih mementingkan keselamatannya daripada menjaga harta benda di rumah namun malah terjebak banjir.

Ia pun mengatakan BNPB akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani masalah banjir dan mengevakuasi korban.

"Sebagai tindak lanjut Rapat Koordinasi Penanganan Bencana banjir Jabodetabek di BNPB yaitu agar semua pihak berkoordinasi dan saling bersinergi. BNPB melakukan sinkronisasi dan validasi data korban bencana banjir," lanjut Agus.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

Dalam bencana banjir yang melanda Jabodetabek kali ini, setidaknya lebih dari 35.000 orang mengungsi akibat banjir Jakarta pada Rabu (1/1/2020).

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Agus Wibowo mengatakan, banjir yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya terjadi akibat volume hujan yang tinggi.

Jebolnya tanggul dan sedimentasi sungai, imbuhnya turut memperparah dampak banjir.

"Hingga 2 Januari 2020 pukul 12.00 WIB, sebanyak 35.557 orang di wilayah Jakarta yang mengungsi," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (2/1/2020).

Perincian pengungsi akibat banjir Jakarta yakni 1.103 orang di Jakarta Barat, 2.413 orang di Jakarta Pusat, 19.089 orang di Jakarta Selatan serta di Jakarta Timur sebanyak 12.952 orang.

Thursday, January 2, 2020

Pemerintah Ganti Gratis Ijazah atau Akta Rusak Karena Banjir

Pemerintah Ganti Gratis Ijazah atau Akta Rusak Karena Banjir 

Kontak Perkasa Futures - Arsip Nasional RI (ANRI) menawarkan layanan restorasi atau perawatan segala bentuk dokumen pribadi atau keluarga yang terdampak bencana banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Berdasarkan rilis yang diunggah di laman resminya, ANRI juga akan melindungi dan menyelamatkan arsip pascabencana yang terjadi di seluruh Indonesia secara gratis.

Adapun arsip keluarga yang bisa diperbaiki tersebut adalah akte perkawinan, akte kelahiran, kartu keluarga, Kartu Tanda Penduduk (KTP), sertifikat tanah, ijazah dan dokumen lainnya.

Sementara itu, syarat utama untuk mengembalikan dokumen yang rusak menjadi seperti semula itu harus merupakan arsip yang asli, tidak dalam bentuk fotocopy atau laminating.

Selain itu, untuk memperoleh layanan tersebut, arsip keluarga bisa dibawa langsung oleh pemiliknya ke kantor pusat ANRI di Jalan Ampera Raya nomor 7, Cilandak, Jakarta Selatan.

Baca Juga : Bitcoin 'Bikin Sakit', Lebih Baik Pilih Emas

"Tiap keluarga maksimal 10 lembar dan bisa ditunggu," bunyi syarat dari ANRI.

Lewat akun resmi twitter @ArsipNasionalRI, bagi warga yang ingin melakukan restorasi arsip keluarga bisa juga mendatangi kantor Badan Nasional Penangggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Jakarta, Jawa Barat, Bogor, dan daerah lainnya.

Program restorasi dokumen atau arsip rusak karena bencana ini berawal dari tahun 2004 ketika terjadi bencana Tsunami yang menimpa Aceh dan Nias.

Bencana Tsunami yang terjadi pada 26 Desember 2004 silam merupakan bencana besar, yang tidak hanya menghilangkan nyawa dan material, tetapi sebagian besar arsip ikut hanyut dan hilang. Hal ini juga di alami negara-negara sekitar Indonesia seperti Sri Lanka, Thailand, dan India.

Berangkat dari fakta itu, ANRI membuat program menyelamatkan sertifikat kepemilikan atas tanah-tanah para korban bencana tsunami ini. Dengan menggunakan tehnologi Vacuum Freeze Dry Chamber yang merupakan bantuan dari Jepang, ANRI dapat menyelamatkan arsip-arsip yang terkena bencana ini.

Selain itu, pada tahun 2013, ANRI juga mulai memberikan layanan perbaikan akibat bencana banjir kepada masyarakat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Tanggerang secara gratis.

Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan perawatan arsip pascabencana dapat menghubungi nomor telp. (021) 7805851 ext. 406
.