Kontak Perkasa Futures - Dolar terdongkrak oleh sentimen risiko yang sebagian berasal dari kekhawatiran akan varian Delta sementara euro menunggu keputusan kebijakan Bank Sentral Eropa hari ini.
Indeks dolar berada di 92,712, setelah naik beruntun untuk hari ketiga pada Rabu karena saham AS tergelincir terkait keraguan mengenai kekuatan pemulihan ekonomi.
Sentimen risiko memang mendapat dorongan kecil setelah Presiden Bank Fed New York yang berpengaruh John Williams mengatakan pada Rabu malam bahwa dibutuhkan lebih banyak peningkatan di pasar tenaga kerja sebelum terjadi pengurangan stimulus.
Mata uang umum tergelincir ke $1,1819, yang melanjutkan penurunannya dari level tertinggi dua bulan hari Jumat di $1,1909. Sterling juga turun ke level $1,3773 setelah menyentuh puncaknya di level $1,38905.
Yen sedikit bergerak pada 110,24 terhadap dolar sementara dolar Australia merosot ke $0,7368.(yds)
Sumber: Reuters

No comments:
Post a Comment